
Rutan Palangka Raya panen 1,2 ton lele hasil Program Ketapang Rupa

Palangka Raya (ANTARA) - Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Palangka Raya, Kalimantan Tengah berhasil melakukan panen sebanyak 1,2 ton ikan lele melalui program ketahanan pangan yang dijalankan secara mandiri.
“Sepanjang Januari hingga April 2026, kami berhasil memanen sekitar 1.200 kilogram ikan lele dari kegiatan budi daya yang dikelola secara mandiri,” kata Kepala Rutan Palangka Raya, Wayan Arya Budiartawan, Rabu.
Dia mengungkapkan, capaian tersebut menunjukkan program ketahanan pangan di lingkungan rutan berjalan secara konsisten dan terukur.
Kegiatan budi daya lele juga terus dikembangkan sebagai bagian dari program pembinaan di dalam rutan.
“Program Ketapang Rupa ini tidak hanya berjalan sebagai konsep, tetapi telah memberikan hasil konkret,” ucapnya.
Baca juga: Pemkot dorong DPRD Palangka Raya perkuat sinergi dan produk hukum berkualitas
Wayan menyampaikan, hingga saat ini kegiatan budi daya lele telah dilakukan secara berkelanjutan dengan capaian puluhan kali panen.
Ia menambahkan, program tersebut turut melibatkan warga binaan dalam setiap tahapan kegiatan.
“Warga binaan dilibatkan mulai dari penebaran benih, perawatan hingga proses panen,” ujarnya.
Selain itu, pemanfaatan lahan di lingkungan rutan juga semakin optimal melalui kegiatan produktif tersebut.
Area yang sebelumnya terbatas kini dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan budi daya yang berkelanjutan.
“Ke depan, program ini akan terus kami kembangkan untuk meningkatkan hasil dan kualitas pembinaan,” demikian Wayan.
Baca juga: Halal Center UMPR jajaki kerja sama Sertifikasi Halal dengan Lavanaa Cafe dan Api Rasa
Baca juga: 83 mahasiswa FK UMPR ikuti tes psikologi untuk petakan potensi diri
Baca juga: Palangka Raya perkuat antisipasi ancaman karhutla
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
