
Warga Sampit serahkan elang jenis alap-alap yang hampir punah ke BKSDA

Kesadaran masyarakat Kotawarinhin Timur saat ini cukup tinggi, terutama dalam menyelamatkan satwa yang dilindungi karena terancam punah
Sampit (ANTARA) - M.Faisal, warga perumahan metropolitan, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah menyerahkan burung elang hampir punah ke Balai Konservasi Sumbet Daya Alam (BKSDA) Pos jaga Sampit.
Komandan BKSDA Pos jaga Sampit, Muriansyah di Sampit, Minggu mengatakan, burung elang jenis alap-alap tersebut di serahkan warga pada Sabtu (16/3).
"Burung elang jenis alap-alap termasuk satwa yang dilindungi karena jumlahnya saat ini terus berkurang keberadaannya mulai langka," tambahnya.
Menurut Muriansyah, sesuai peraturan pemerintah (PP) Nomor 7 tahun 1999, semua jenis burung Elang dilindungi. Kecuali hasil penangkaran.
"Ciri khas burung elang hasil penangkaran, ada ring di kakinya dan ada surat keterangan atau akte lahir dari penangkar yg bersangkutan," jelasnya.
Muriansyah sangat mengapresiasi kesadaran masyarakat yang dengan sukarela telah mau menyerahkan ke BKSDA.
"Kesadaran masyarakat Kotawarinhin Timur saat ini cukup tinggi, terutama dalam menyelamatkan satwa yang dilindungi karena terancam punah," ucapnya.
Muriansyah mengatakan, berdasarkan keterang Faisal burung elang tersebut di dapat dari srkitar perumahan mereka. Ketika di temukan burung tersebut dalam kondisi lemah, diduga sedang kelaparan.
"Untuk semwntara ini burung elang yersebuy kamu aman di rumah saya. Biasanya jenis burung di lindungi seperti elang dilepas liarkan di Suaka Margasatwa, Lamandau," terangnya.
Muriansyah mengaku sampai saat ini belum ada petunjuk harus di bawa ke mana burung elang tersebut, dan sambil menunggu arahan dari BKSDA provinsi Kalteng untyk sementara satwa tersebut diamankan di rumahnya.
Kegiatan pembinaan semacam ini tentunya juga akan semakin dilakukan oleh pihak instansi terkait, guna mengurangi masalah gangguan sosial ekonomi yang selalu menghantui masyarakat tidak mampu.
Pewarta : Untung Setiawan
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
