Bazar buku murah efektif rangsang minat baca di Kalteng

id Dinas perpustakaan dan arsip kalteng, kalteng, kalimantan tengah, susana ria aden, bazar buku murah, minat baca, palangka raya

Bazar buku murah efektif rangsang minat baca di Kalteng

Salah seorang pengunjung bazar buku murah di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng, Palangka Raya, Senin, (24/2/2020). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Salah satu kegiatan yang sering digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah guna merangsang minat baca masyarakat, yakni menggelar bazar buku murah bekerja sama dengan pihak ketiga.

"Bazar buku murah sering kami gelar bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota serta pihak ketiga, baik di Palangka Raya maupun kota lainnya di Kalteng," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng Susana Ria Aden di Palangka Raya, Senin.

Menurutnya, bazar buku murah merupakan salah satu kegiatan yang cukup efektif mendorong peningkatan minat baca masyarakat. Sebab selain tersedianya ragam pilihan jenis dan judul buku, masyarakat juga bisa membelinya dengan harga terjangkau.

Bahkan untuk menambah daya tarik masyarakat datang berkunjung, pada bazar buku murah yang digelar di halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kalteng kali ini, pihaknya memberikan hadiah atau 'doorprize' dengan menggratiskan satu buku terhadap pembelian sebuah buku.

"Meski tampak sederhana, namun upaya ini kami rasa cukup ampuh meningkatkan semangat masyarakat datang berkunjung ke bazar buku murah tersebut. Tentunya doorprize itu bisa didapat dengan memenuhi persyaratan yang telah kami tentukan," katanya.

Baca juga: Perbanyak mitra guna tingkatkan minat baca masyarakat di Kalteng

Baca juga: Minat baca masyarakat Kapuas terus meningkat

Baca juga: Perpusnas: Petani perlu kuasi literasi pertanian


Sementara itu Pengelola Bazar Buku Murah Rahman mengatakan, berdasarkan evaluasi yang pihaknya lakukan dari setiap pelaksanaan kegiatan tersebut, tampaknya terus terjadi peningkatan jumlah pengunjung pada setiap periodenya.

"Dari waktu ke waktu jumlah pengunjung tampaknya terus meningkat. Saat ini sedikitnya ada puluhan pengunjung per harinya yang datang untuk melihat dan membeli buku, baik kalangan dewasa, remaja hingga anak-anak," katanya menjelaskan.

Rahman menuturkan, dalam satu harinya rata-rata jumlah buku yang mampu terjual sebanyak 30 buah, pembelinya pun merata dari berbagai usia. Hal itu sebagai gambaran nyata, bahwa minat baca masyarakat, khususnya di sejumlah daerah di Kalteng cukup baik.

Pada bazar kali ini, kelompok usaha yang berasal dari Yogyakarta tersebut membawa seribu lebih judul buku, baik berupa buku pelajaran, buku pengetahuan umum maupun novel dan lainnya. Rencananya kegiatan itu masih akan berlangsung hingga 29 Februari 2020 mendatang.

Baca juga: Dinas Perpustakaan Palangka Raya siapkan ruangan khusus ramah anak

Baca juga: Pemkot programkan sekolah berkunjung guna tingkatkan budaya baca

Baca juga: Penyusutan arsip di Kalteng tak boleh dilakukan sembarangan

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar