Merchedes-Benz hingga Hyundai tarik 116 ribu kendaraan di Korsel

id mercedes benz,Hyundai ,Merchedes-Benz hingga Hyundai tarik 116 ribu kendaraan di Korsel

Merchedes-Benz hingga Hyundai tarik 116 ribu kendaraan di Korsel

The Mercedes-Benz logo is seen near the Daimler headquarters, as the spread of the coronavirus disease (COVID-19) continues in Stuttgart, Germany, April 22, 2020. REUTERS/Andreas Gebert (REUTERS/Andreas Gebert)

Jakarta (ANTARA) - Mercedes-Benz, Hyundai Motor Co, dan tiga perusahaan otomotif lain akan secara sukarela menarik dari peredaran (recall) lebih dari 116 ribu kendaraan di Korea Selatan untuk memperbaiki komponen yang rusak, Yonhap melaporkan, Minggu.

Hal ini merupakan penarikan terbaru dari serangkaian penarikan oleh pembuat mobil yang beroperasi di Korea Selatan dan importir kendaraan karena masalah dengan komponen kendaraan yang mereka jual di Negeri Ginseng itu.

Baca juga: Seluruh pabrik Mercedes-Benz kembali beroperasi

Hyundai Motor, Audi Korea, Mercedes-Benz Korea, Porsche Korea, dan Kiheung International Ltd., yang mengimpor mobil sport McLaren, menarik 116.710 unit karena suku cadang yang cacat, kata Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan dalam sebuah pernyataan.

Masalahnya termasuk sistem kontrol stabilitas elektronik yang tidak berfungsi dengan baik di Santa Fe SUV Hyundai, produk rumah alternator pemula yang rapuh di sedan quattro all-wheel drive Audi A6 45 Premium, dan sistem penguncian pintu belakang yang rusak di SUV performa mewah Mercedes-AMG G 63.

Hyundai, Audi, Mercedes-Benz, dan importir McLaren sudah memulai layanan perbaikan dan penggantian, dan Porsche akan memulai layanan mereka pada Senin.

Pemilik kendaraan dapat mengunjungi pusat perbaikan dan servis yang ditunjuk untuk mengganti suku cadang secara gratis, kata kementerian itu.

Baca juga: Mercedes Benz dan Daimler sumbang masker untuk RSUD

Baca juga: Museum Mercedes-Benz kembali dibuka untuk umum

Baca juga: Mobil partisi cegah COVID-19 dari Lombardi Vito RSE

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar