Sebanyak 140 karyawan Harley-Davidson di PHK

id Harley Davidson,phk,Sebanyak 140 karyawan Harley-Davidson di PHK,dampak corona,korban phk

Sebanyak 140 karyawan Harley-Davidson di PHK

Logo Harley-Davidson Inc. saat di ajang Paris Autoshow, Prancis (4/102018). ANTARA/REUTERS/Benoit Tessier/aa.

Jakarta (ANTARA) - Harley-Davidson menyatakan akan memangkas sekitar 140 pekerjaan (PHK) di seluruh Amerika Serikat untuk menyesuaikan dengan volume produksi yang menurun selama pandemi COVID-19.

"PHK itu akan mempengaruhi 90 pekerja produksi di fasilitas perusahaan di York, Pennsylvania, dan 50 lainnya di fasilitas Tomahawk di Wisconsin," kata perwakilan perusahaan seperti dikutip dari Reuters, Kamis (25/6).

Baca juga: Harley Davidson potong gaji bos dan karyawan

Penjualan Harley-Davidson menurun dalam lima tahun terakhir di Amerika Serikat, sebagai pasar terbesarnya. Pandemi virus corona juga memperburuk keadaan perusahaan itu.

"Sebagai bisnis normal, Harley-Davidson secara teratur menyesuaikan rencana produksinya dan secara tepat mengukur tenaga kerjanya," kata perwakilan perusahaan itu.

Produksi pabrik York dan Tomahawk dilanjutkan pada bulan lalu, setelah mereka menunda produksi sejak Maret 2020 imbas COVID-19.

Penjualan ritel Harley di AS pada kuartal pertama turun 16 persen dibandingkan setahun yang lalu.

Baca juga: Model Year 2020 dari Harley-Davidson diboyong ke Indonesia

Baca juga: Harley Davidson tunjuk mantan bos Puma jadi CEO

Baca juga: Harley-Davidson segera rilis dua motor bermesin terbaru

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar