Pimpinan MIT Poso Ali Kalora sempat kena tembak dan berhasil kabur

id Ali Kalora,Poso,Pimpinan MIT Poso Ali Kalora ,Kendari, Sulawesi Tenggara,Satuan tugas Madago Raya,Mujahidin Indonesia Timur Poso, Sulawesi Tengah

Pimpinan MIT Poso Ali Kalora sempat kena tembak dan berhasil kabur

Seorang anggota polisi melakukan pengamanan disekitar perkampungan warga yang menjadi lokasi penyerangan yang diduga dilakukan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora, di Dusun Lewonu, Desa Lemban Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (1/12/2020). Serangan yang terjadi pada Jumat (27/11/2020) itu menewaskan empat warga dan hingga kini aparat TNI dan Polri yang tergabung dalam Satgas Tinombala terus berupaya melakukan pengejaran untuk menangkap para pelaku. ANTARA FOTO/Rahman/mhh/hp

Palu (ANTARA) - Kontak tembak antara Satuan tugas Madago Raya, gabungan TNI/Polri dengan Kelompok Daftar Pencarian Orang (DPO), Mujahidin Indonesia Timur Poso, Sulawesi Tengah, terjadi pada Rabu.

Kontak tembak tersebut merupakan rangkaian peristiwa kontak tembak yang terjadi pada Senin 01/03, dan mengakibatkan dua orang DPO MIT Poso serta satu anggota TNI meninggal dunia.

Dari keterangan pihak Kepolisian, saat kontak tembak terjadi, Pimpinan MIT Poso, Ali Kalora, sempat terkena tembakan, namun berhasil melarikan diri.

Dari hal itu, kemudian Polisi kembali menyisir dan mengejar kelompok tersebut di wilayah pegunungan Poso.

"Ia itu waktu kejadian pertama, dia yang diduga Ali Kalora, sempat kena tembak, dan hari ini kemudian terlibat kontak tembak lagi saat kita melakukan penyisiran," ungkap Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto, pada Rabu 03/03.

Kontak tembak pada hari ini, Rabu 03/03 mengakibatkan satu anggota Kepolisian dari Brimob Polda Sulteng, yakni Briptu Herlis meninggal dunia.

"Korban mengalami luka tembak di bagian perut," jelas Didik

Rencananya, jenazah Briptu Herlis akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2021