Logo Header Antaranews Kalteng

Warga temukan jasad ABK yang diduga hilang di DAS Kahayan beberapa waktu lalu

Jumat, 7 Januari 2022 19:02 WIB
Image Print
Salah satu anggota Polairud dibantu Anggota Basarnas Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menunjukan jasad ABK TB Blue Whale III yang mengapung di DAS Kahayan, Jumat (7/1/2022). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Palangka Raya (ANTARA) - Warga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan Kecamatan Pahandut, geger saat menemukan jasad seorang pria mengapung di sungai tersebut.

Kasi Operasi Basarnas Palangka Raya Adliandy Salman, Jumat, mengatakan, jasad pria yang ditemukan warga yang mengapung tersebut diduga kuat adalah Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat Blue Whale III yang tenggelam akibat klotok yang digunakannya pada tanggal 17 Desember 2021 lalu mengalami kecelakaan.

Baca juga: Dua ABK tugboat asal Bojonegoro tenggelam di DAS Kahayan

"Warga menemukan jasad tersebut pada pukul 15.00 WIB dalam kondisi mengapung di DAS Kahayan dengan posisi tertelungkup, dari hasil visum pihak Inafis Polresta Palangka Raya jasad tersebut atas nama Slamet Hariyadi (26)," kata Salman kepada awak media.

Dia menuturkan, penemuan jasad ABK TB Blue Whale yang mengapung di DAS Kahayan berjarak kurang lebih dua kilometer dari titik nol lokasi kejadian terjadi.

Pihaknya yang menerima laporan dari warga yang pertama kali menemukan, langsung bergerak dan mendatangi lokasi kejadian bahkan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait lainnya.

Baca juga: Tim gabungan kembali lakukan pencarian ABK tenggelam di DAS Kahayan

"Usai di evakuasi langsung dibawa kerumah sakit RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, guna dilakukan visum dan lain sebagainya," katanya.

Dari penemuan jasad ABK TB Blue Whale III, satu rekannya yang juga dinyatakan hilang di DAS Kahayan atas nama Daffa Kholisa Rozaq (20) sampai saat ini belum ditemukan.

Namun tidak menutup kemungkinan, dalam waktu dekat ini jasad tersebut akan ditemukan warga dengan cara yang sama. Sebab sudah sangat lama jasad ABK tersebut hilang di sungai tersebut.

Sedangkan jasad Slamet Hariyadi yang ditemukan warga dan sudah dievakuasi saat itu, kondisinya sangat mengenaskan bahkan sekujur batang tubuhnya sudah ada yang rusak akibat terendam terlalu lama di dalam air.

Baca juga: Pencarian ABK tenggelam di DAS Kahayan terus dilakukan

Baca juga: Pencarian dua ABK tenggelam di DAS Kahayan dihentikan



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026