Logo Header Antaranews Kalteng

Perputaran uang selama Rakernas Apeksi di Padang capai Rp20 miliar

Senin, 8 Agustus 2022 17:08 WIB
Image Print
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (kedua kiri), bersama Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Bima Arya (kiri), Gubernur Sumbar Mahyeldi (kedua kanan) dan Wali Kota Padang Hendri Septa (kanan), memukul gendang tanda dibukanya Rakernas Apeksi XV di Padang, Sumatera Barat, Senin (8/8/2022). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/aww

Padang (ANTARA) - Wali Kota Padang Hendri Septa memperkirakan selama pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintahan Kota (Apeksi) XV yang digelar di Padang pada 7-10 Agustus 2022 menghasilkan perputaran yang sekitar Rp20 miliar.

"Rakernas Apeksi di Padang dihadiri 94 wali kota dengan jumlah delegasi mencapai 5.000 orang yang memberikan banyak dampak kepada perekonomian," kata Hendri di Padang, Senin pada pembukaan Rakernas Apeksi XV.

Menurut dia, hingga saat ini pemerintah kota Padang telah menggelontorkan dana lebih dari Rp15 miliar untuk pelaksanaan kegiatan bersumber dari APBD kota serta kontribusi swasta.

Hendri menyebutkan untuk belanja transportasi udara saja mencapai Rp7,5 miliar dan transportasi darat mencapai Rp500 juta untuk kebutuhan kendaraan.

"Belanja konsumsi Rp500 juta dan sewa hotel selama pelaksanaan kegiatan mencapai Rp2 miliar," katanya.

Kemudian pada pelaksanaan pameran kota seluruh Indonesia di hari pertama perputaran uang telah mencapai Rp400 juta dan transaksi kegiatan Youth Center Rp100 juta.

Ia berharap dengan adanya Apeksi ekonomi yang terpuruk akibat pandemi bisa bangkit kembali.

Sementara pemilik usaha penyewaan mobil di Padang PT Rajawali Mas Travel Agung Pambudi bersyukur atas pelaksanaan Rakernas Apeksi di Padang.

"Semua mobil jalan (disewa), mulai dari untuk kebutuhan wali kota hingga delegasi, bahkan mereka juga minta dicarikan hotel sampai tiket pesawat," ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan kendaraan pihaknya terpaksa mendatangkan mobil dari daerah lain di Sumbar karena dari Padang saja tidak mencukupi.

"Termasuk untuk bus pariwisata juga permintaan dari delegasi cukup banyak," katanya.

Selain itu ia menyampaikan untuk harga sewa kendaraan sedikit mengalami pen - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang pimpinan relawan Andi Gani Nena Wea, ke Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.

Pendiri Relawan Buruh Sahabat Jokowi tersebut mengaku diundang secara mendadak oleh Presiden pada Minggu (7/8) malam

Ia menyatakan berbicara empat mata mengenai berbagai topik seperti perkembangan politik Indonesia maupun global.

"Tadi dari jam 10 kurang 15 menit, lebih kurang dua jam bertemu Presiden ngobrol berdua saja, mengenai perkembangan politik di Indonesia dan politik global," kata Andi Gani kepada wartawan selepas pertemuan.

Andi Gani tidak berkenan mengungkapkan rincian pembicaraan dengan Presiden, tetapi ia mengaku telah mewakili relawan untuk memberi masukan terkait kebijakan-kebijakan yang bisa ditempuh pemerintah.

Di sisi lain, Andi Gani mengaku sempat mendiskusikan lebih lanjut mengenai rencana Musyawarah Rakyat (Musra) yang digagas berbagai kelompok Relawan Jokowi.

Ia meminta berbagai kalangan, terutama partai politik tidak perlu terlalu reaktif akan rencana Musyawarah Rakyat yang disebutnya sebagai ekspresi demokrasi rakyat dan tidak hanya berisikan kelompok Relawan Jokowi saja.

"Berdiskusi juga mengenai Musyawarah Rakyat yang akan dilakukan di Bandung dan itu ekspresi. Jadi partai-partai tidak perlu merasa ada sesuatu yang dilakukan di Musra, karena ini merupakan ekspresi demokrasi biasa dari rakyat," katanya.

"Karena di Bandung, 28 Agustus 2022 nanti bukan hanya relawan yang hadir. Seluruh elemen masyarakat hadir di situ, ada nelayan, buruh, kaum tani, dan perwakilan perempuan," ujar Andi Gani.

Andi Gani mengaku belum ada kepastian mengenai kesediaan Presiden Jokowi memenuhi undangan menghadiri Musyawarah Rakyat di Bandung, Jawa Barat.

Sebelumnya, sejumlah relawan sudah menyampaikan undangan serupa kepada Presiden saat mereka menghadiri pertemuan relawan dan loyalis dengan Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/7).



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026