
OJK dorong industri jasa keuangan di Kalteng tak menghindari wartawan

Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Tengah Otto Fitriandy mendorong para pelaku industri jasa keuangan, baik perbankan, industri non bank, Jaminan kredit rakyat (Jamkrida) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), untuk tidak menghindar dari para wartawan.
Ketiadaan akses wartawan dari para pelaku justru akan membuat opini berkaitan dengan industri jasa keuangan berkembang menjadi tidak mendekati permasalahan sebenarnya, kata Otto saat acara Media update dan journalist class kepada insan pers yang dilaksanakan OJK Kalteng di Palangka Raya, Selasa.
"Seharusnya berita yang dibuat wartawan terkait opini itu lurus ke depan, jadi miring ke kanan ke kiri. Itu penyebabnya karena tidak ada akses dari para pelaku industri jasa keuangan. Jadi, kami dorong untuk tak menghindari media atau para wartawan," ucapnya.
Hubungan serta sinergi yang baik antara pegiat media dan pelaku jasa keuangan, lanjut dia, dapat juga berdampak positif terhadap edukasi kepada masyarakat. Sebab, dari sisi informasi maupun produk industri jasa keuangan menjadi lebih diketahui dan dikenal oleh masyarakat melalui pemberitaan yang dibuat sekaligus ditayangkan oleh media.
"Jadi, saya berharap ke depan kolaborasi serta sinergi pelaku jasa industri keuangan yang ada di Kalteng semakin baik dengan media ataupun wartawan," kata Otto.
Baca juga: OJK terus tingkatkan literasi masyarakat Kalteng terhadap pasar modal
Media update dan journalist class kepada insan pers di Kota Palangka Raya yang dilaksanakan OJK Kalteng turut menghadirkan Plt Direktur Utama PT Bank Kalteng A Selanorwanda, Direktur Keuangan, SDM dan Umum PT Jamkrida Kalteng Rio Kriswana, serta Guru Besar Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas Prod Abdul Mongid sebagai pembicara.
Sementara itu, Abdul Mongid mendorong para wartawan yang ada di Kota Palangka Raya mengulas berita-berita ekonomi, terkhusus soal inflasi, semenarik mungkin dan mudah dipahami masyarakat. Sebab, berita-berita tentang perekonomian, terkhusus inflasi, berdampak langsung terhadap masyarakat.
"Apalagi sekarang ini Presiden meminta seluruh kepada daerah di Indonesia untuk serius mengendalikan inflasi. Jadi, wartawan berperan penting juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait inflasi ini," kata Abdul Mongid.
Baca juga: OJK Kalteng manfaatkan Simolek untuk memperkuat edukasi keuangan masyarakat
Baca juga: OJK: Perbankan Syariah di Kalteng terus bertumbuh sangat baik
Baca juga: Berikut tiga daerah penyalur kredit terbesar di Kalteng
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
