Tiga pekerja terluka akibat kebakaran pabrik kayu lapis di Kapuas

id Tiga orang terluka akibat kebakaran pabrik kayu lapis di Kapuas, kalteng, kapuas, Kuala Kapuas

Tiga pekerja terluka akibat kebakaran pabrik kayu lapis di Kapuas

Pabrik plywood Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, terbakar, Minggu (9/4/2023) pagi. ANTARA/HO-warga

Kuala Kapuas (ANTARA) - Kebakaran terjadi di sebuah pabrik kayu lapis atau plywood di Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Minggu pagi dan menyebabkan tiga orang terluka.

“Berdasarkan laporan yang diterima, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 WIB,” kata Kapolsek Kapuas Timur, Iptu Eko Sutrisno di Kuala Kapuas.

Dari peristiwa kebakaran itu, sebanyak tiga orang karyawan pabrik kayu lapis PT Kayu Lima Sejahtera tersebut mengalami luka bakar. Ketiga korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit di Kuala Kapuas, untuk mendapatkan pertolongan medis.

Ketiga korban yakni Pujiono warga Desa Anjir Pasar, Kecamatan Kapuas Timur, Kapuas, Sarbani warga Desa Anjir Mambulau Barat, Kecamatan Kapuas Timur, Kapuas dan Rendi Hermawan warga Kecamatan Blimbing, Kelurahan Bunul Rejo, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.

"Menurut keterangan saksi, sumber api diduga berasal dari tumpukan gabuk (serbuk kayu). Pada saat api sudah menyala blower penghisap serbuk belum beroperasi atau belum hidup,” katanya.

Dikatakannya, api bisa dipadamkan kurang lebih sekitar tiga jam berkat bantuan pemadam kebakaran, relawan dari Kapuas dan Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Baca juga: Legislator ingatkan pelajar di Kapuas prioritaskan pendidikan

Sementara itu ketiga korban yang mengalami luka bakar saat ini dalam penanganan medis di RSUD dr H Soemarno Sosroatmojo Kuala Kapuas.

"Untuk korban saat ini dalam penanganan medis. Kami juga sudah mengamankan barang bukti dan memasang police line di lokasi kejadian," ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian kebakaran berawal saat para karyawan hendak masuk bekerja.

Saat kejadian, ketiga orang korban yang saat itu tengah memperbaiki blower penghisap serbuk, tiba-tiba dikejutkan dengan adanya percikan api yang menyambar mereka.

Api dengan cepat membesar dan menjalar di dalam gudang penyimpanan plywood yang sudah jadi itu.

Hasil pendataan barang inventaris perusahaan yang terbakar diantaranya sekitar 500 krat plywood dengan berbagai jumlah, 1 buah blower pengisap serbuk sander.

Selain itu juga terdapat bahan setengah jadi (piner) kurang lebih 200 tumpukan dan tepung campuran lem untuk pembuatan plywood kurang lebih 700 karung.


Baca juga: MAN Kapuas juara umum Pesantren Ramadhan

Baca juga: Wabup Kapuas serahkan bantuan logistik banjir untuk 5.424 keluarga

Baca juga: Pemprov tindaklanjuti surat Mendagri terkait penunjukan Wabup sebagai Pelaksana Tugas Bupati Kapuas