Logo Header Antaranews Kalteng

DLH Kotim sangat terbantu kinerja 192 tenaga kontrak

Senin, 3 Februari 2025 19:53 WIB
Image Print
Pelaksana Tugas Kepala DLH Kotawaringin Timur Marjuki menyerahkan surat keputusan kontrak kerja 192 tenaga kontrak di instansi tersebut, Senin (3/2/2025). ANTARA/Norjani

Sampit (ANTARA) - Keberadaan tenaga kontrak di lingkup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah dirasa sangat besar perannya dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab organisasi perangkat daerah tersebut.

"Karena merekalah yang menjadi ujung tombak di lapangan. Makanya kami memberi perhatian serius terhadap kawan-kawan tenaga kontrak," kata Pelaksana Tugas Kepala DLH Kotawaringin Timur, Marjuki di Sampit, Senin.

Hal itu disampaikannya usai menyerahkan surat keputusan terkait kontrak kerja bagi 192 orang tenaga kontrak. Penyerahan surat keputusan dilaksanakan saat apel di halaman kantor DLH.

Seluruh tenaga kontrak tersebut sengaja diundang hadir dalam apel pagi. Ini sekaligus sarana silaturahim dan bentuk penghargaan kepada para pejuang lingkungan tersebut.

Para tenaga kontrak tersebut tersebar di beberapa bidang, seperti 77 orang bertugas pada operasional depo sampah, 55 orang penyapu, petugas kebun raya dan lainnya. Mereka sangat antusias dan gembira menerima surat kontrak kerja yang biasanya dievaluasi setiap tahun tersebut.

Hal yang berbeda, masa kontrak kerja para tenaga kontrak tersebut kali ini hanya terhitung 1 Januari hingga 30 Juni 2025 atau hanya selama enam bulan. Ini tidak seperti sebelumnya karena biasanya masa kontrak kerja tenaga kontrak adalah satu tahun.

Baca juga: Tiga titik panas muncul, BPBD Kotim tingkatkan kesiagaan

Marjuki menjelaskan, kontrak kerja yang hanya dibuat untuk enam bulan tersebut dilakukan karena saat ini pemerintah sedang melakukan penataan pegawai, berkaitan dengan rekrutmen pegawai berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun PPPK paruh waktu.

"Tetapi sekali lagi saya yakin untuk petugas-petugas lapangan ini ya suka tidak suka, mau tidak mau kita Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur harus (kontrak) berlanjut karena penanganan sampah ini memang terus berkelanjutan," timpalnya.

Pria yang juga menjabat Kepala Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotawaringin Timur ini mengakui, penanganan sampah terus menjadi sorotan di daerah ini. Untuk itulah keberadaan seluruh pegawai DLH, terlebih para tenaga kontrak yang umumnya merupakan petugas lapangan, dinilai sangat penting.

Saat ini masalah yang menjadi sorotan masyarakat adalah pengelolaan sampah di Sampit. Marjuki mengajak masyarakat dan semua pihak bersama-sama bahu membahu membantu penanganan sampah di daerah ini.

Masalah sampah tidak bisa hanya dibebankan pada DLH. Ada banyak peran pihak lain untuk turut mendukung keberhasilan upaya yang dilakukan, termasuk kesadaran dan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing dengan membuang sampah pada waktu dan tempat yang benar.

Baca juga: Disdamkarmat Kotim imbau masyarakat tingkatkan kesiapsiagaan terhadap kebakaran

Baca juga: DPKP Kotim: 4.120,61 hektare diusulkan lahan untuk penanaman jagung

Baca juga: MPP Habaring Hurung diharap terus tingkatkan pelayanan



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026