
Seorang nenek di Pulang Pisau diduga dibunuh cucunya gara-gara tanah

Pulang Pisau (ANTARA) - Seorang nenek bernama Poniyem (70) warga Desa Mulyasari ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya yang terletak di Jalan Melati X (Jalur 7) RT 014 RW 04 Desa Mulyasari Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, diduga dibunuh secara sadis sang cucu berinisial SR (21) yang kini sudah diamankan kepolisian setempat.
Kepala Desa Mulyasari, Legiman membenarkan ada warganya yang menjadi korban pembunuhan. Pembunuhan ini terjadi pada Kamis sekitar pukul 12.50 WIB. Korban ditemukan tewas mengenaskan di gubuknya dengan luka parah di bagian kepala.
“Pelaku sudah diamankan pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut,” kata Legiman di Pulang Pisau, Kamis.
Dari keterangan yang dihimpun dari warga, terang dia, nenek Poniyem diduga dibunuh oleh cucunya sendiri berinisial SR yang sebelumnya sempat kabur, namun berhasil diamankan oleh warga di jalan poros desa setempat.
Menurut Legiman, keterangan tersebut juga diperkuat oleh suami korban. Sebelumnya, SR sang cucu korban datang ke desa setempat dari Kota Palangka Raya bermaksud untuk mengambil kartu keluarga ( KK).
Selain mengambil KK, dalam perbincangan yang sempat didengar suami korban, pelaku juga menanyakan surat tanah milik korban. Namun korban balik bertanya terkait sertifikat tanah itu, mau dibeli atau mau dijual, tetapi terduga pelaku hanya diam.
Suami korban tidak menaruh curiga dengan perbincangan antara nenek dengan cucu itu. Dia pun berangkat ke ladang untuk mencari rumput pakan ternak miliknya.
Baca juga: Wakil Bupati Pulang Pisau harapkan pengembangan ekonomi syariah berkelanjutan
Tidak lama berselang suami korban pulang dari ladang. Suami korban terkejut saat mendapati istrinya telah tewas tergeletak bersimbah darah pada bagian kepala. Suami korban kemudian minta tolong kepada tetangga sekitar.
Kecurigaan warga mengarah kepada sang cucu yang saat kejadian sudah tidak ada di rumah. Warga langsung berusaha mencari keberadaan SR yang diduga telah membunuh sang nenek.
Warga berhasil menemukan dan mengamankan SR di jalan poros desa setempat. Pelaku kemudian dibawa ke kantor desa dan selanjutnya diserahkan ke Polsek setempat.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji melalui Kasat Reskrim AKP Sugiharso membenarkan adanya pembunuhan yang terjadi di Desa Mulyasari Kecamatan Pandih Batu.
Polisi sedang melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian serta mengamankan barang bukti berupa palu dan cangkul yang diduga sebagai alat yang digunakan untuk membunuh korban.
Dikatakannya, pelaku sudah diamankan untuk dimintai keterangan terkait dengan kronologi dan motif pelaku yang tega membunuh neneknya sendiri
“Pelaku sudah diamankan polisi dan masih dalam pemeriksaan untuk dimintai keterangan atas perbuatannya,” demikian Sugiharso.
Baca juga: Bupati Pulang Pisau pastikan penyelesaian pembangunan infrastruktur pendukung MTQ
Baca juga: Ketua DPRD Pulang Pisau ingatkan anggota bijak gunakan medsos
Baca juga: Bupati Pulang Pisau tegaskan komitmen seluruh elemen menjaga suasana kondusif
Pewarta : Adi Waskito/ Dita Marsena
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
