Logo Header Antaranews Kalteng

Wabup Kotim sebut gelar seni dan syiar sarana meningkatkan iman masyarakat

Minggu, 7 September 2025 05:30 WIB
Image Print
Acara gelar seni dan syiar “menginspirasi jiwa lewat syair dan do'a “ bersama Haddad Alwi di Sampit mendapat antusiasme masyarakat, Sabtu (6/9/2025). (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Sampit (ANTARA) - Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah Irawati mengapresiasi gelar seni dan syiar yang diselenggarakan Yayasan Ma'had Al-Arafah Sampit.

“Ini adalah kesempatan baik untuk mempertebal iman dan takwa kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala,” kata Irawati di Sampit, Sabtu.

Irawati menjelaskan, dengan mempertebal keimanan tentunya memberikan banyak manfaat bagi setiap individu, seperti ketenangan jiwa, hidup yang lebih bermakna dan kemampuan mengatasi rintangan hidup dengan sabar dan tawakal.

Keimanan juga mendorong perilaku positif, menjauhkan dari maksiat, serta membentuk masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.

“Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana doa kita yang diharapkan dapat membawa keberkahan kemakmuran. Kita berdoa agar daerah kita ini kedepan menjadi daerah yang damai dan kita menjaga tempat kita dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Gelar seni dan syiar dengan tema menginspirasi jiwa lewat syair dan do'a yang dilaksanakan di Stadion 29 November Sampit itu mendatangkan seorang aktor dan penyanyi religi Islam ternama di Indonesia, yakni Haddad Alwi.

Baca juga: Gubernur Cup Zona Barat siap digelar di Sampit

Meski usianya tak lagi muda, namun popularitas Haddad Alwi masih sangat melekat di hati masyarakat. Terlebih, albumnya yang bertajuk Cinta Rasul (1999) merupakan album religi terlaris sepanjang sejarah musik Indonesia.

Kedatangan Haddad Alwi ke Kota Sampit pun disambut antusiasme masyarakat. Hal ini terlihat dari kepadatan di area acara yang diperkirakan mencapai ribuan orang.

Salah seorang warga bernama Kartika mengaku senang bisa hadir dalam acara tersebut meski harus berdesak-desakan dengan penonton lainnya. Bahkan, walau sempat diguyur hujan ringan, ia tetap bersemangat untuk melantunkan sholawat bersama idolanya.

“Acara ini seru sekali, apalagi diisi dengan sholawat-sholawat yang menambah rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam,” ujarnya.

Kartika pun berharap acara bertema keagamaan bisa lebih sering digelar, sebab menurutnya acara seperti ini bukan sekadar sebagai hiburan tetapi juga media edukasi kepada generasi muda.

Sebelum Haddad Alwi tampil, kegiatan tersebut diawali dengan penampilan seni dari pelajar TK, SD, SMP, hingga SMA di bawah naungan Yayasan Ma’had Al-Arafah Sampit yang menampilkan nyanyian, tarian, dan kreasi seni Islami.

Kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat umum dan tidak dipungut biaya. Melihat antusiasme masyarakat Kotim, Haddad Alwi pun nampak takjub dan berharap melalui acara ini membawa manfaat serta keberkahan bagi semua.

“Sampit hari ini membuat abi luar biasa. Abi keliling Indonesia dan dunia tetapi yang juara satunya di Sampit,” demikian Haddad Alwi saat berinteraksi dengan penonton.

Baca juga: Jenazah penumpang kapal ditemukan terdampar di pantai Seruyan

Baca juga: Warga mengadu ke BKSDA Sampit karena kebun dirusak orang utan

Baca juga: DPRD Kalteng minta pemerintah atasi krisis air bersih di pesisir Kotim



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026