Logo Header Antaranews Kalteng

TPHP Kalteng-UPN Yogyakarta budi daya melon unggulan

Sabtu, 20 September 2025 12:15 WIB
Image Print
Kadis TPHP Kalteng Rendy Lesmana (kiri) bersama Ketua Tim Dosen Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta Bambang Supriyanta baru-baru ini, Palangka Raya. (ANTARA/HO-TPHP Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah menggandeng Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta dalam pengkajian serta pembudidayaan tanaman buah melon unggulan.

“Upaya ini juga menjadi solusi alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada benih melon impor,” kata Kepala TPHP Kalteng Rendy Lesmana di Palangka Raya, Jumat.

Kegiatan ini memanfaatkan Smart Green House berukuran 1.500 meter persegi untuk penelitian dan budidaya melon unggulan.

Dari hasil penelitian, tim dosen Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian UPN yang dipimpin Bambang Supriyanta, berhasil menciptakan varietas melon premium yang diberi nama Meldo UPNVY2. Pengembangan melon unggulan ini memiliki nilai strategis.

Pengembangan melon premium Meldo UPNVY2 di Kalimantan Tengah adalah langkah penting dalam mendukung diversifikasi pangan sekaligus menghadirkan produk hortikultura dengan nilai tambah yang tinggi.

Rendy Lesmana memaparkan kolaborasi ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi dalam bidang pertanian.

"Pengembangan varietas Meldo UPNVY2 bertujuan menghasilkan buah berkualitas tinggi yang adaptif di berbagai wilayah Indonesia," jelasnya.

Baca juga: Gubernur Cup Zona Barat 2025 ajang kebersamaan dan kebanggaan daerah

Ditegaskan inisiatif ini sejalan dengan visi misi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran yang mendorong pertanian modern, berdaya saing, dan berkelanjutan.

"Diharap pengembangan melon unggulan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus membuka peluang pasar baru bagi petani lokal," ujarnya.

Pengembangan melon Meldo UPNVY2 juga diharap dapat menjadi percontohan penerapan teknologi pertanian cerdas (Smart Farming) di Kalimantan Tengah.

Baca juga: Gubernur Kalteng pastikan pemerataan pendidikan hingga ke pelosok

Baca juga: Gubernur Kalteng: Maulid momentum untuk meneladani Rasulullah

Baca juga: Bupati Kotim pastikan kesiapan Gubernur Cup 2025 Zona Barat



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026