
DJPb: Kinerja Pendapatan dan Hibah APBN Kalteng per 30 September tumbuh 12,64 persen

Palangka Raya (ANTARA) - Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan kinerja Pendapatan dan Hibah APBN untuk wilayah provinsi setempat per 30 September 2025 mencapai Rp6.481,44 miliar.
"Capaian ini adalah 71,26 persen dari target, atau tumbuh sebesar Rp727,23 miliar yakni 12,64 persen yoy yang disebabkan oleh naiknya penerimaan Pajak Dalam Negeri sebesar 6,60 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, juga didorong pertumbuhan penerimaan PPh Non Migas dan Pajak Lainnya," terang Kepala DJPb Kalteng Herry Hernawan di Palangka Raya, Jumat.
Selain itu, kinerja penerimaan dari sisi Pajak Perdagangan Internasional juga menunjukkan pertumbuhan yang positif sebesar Rp351,42 miliar atau tumbuh 178,07 persen (yoy) yang didorong oleh penerimaan Bea Keluar yang tumbuh Rp350,91 miliar (180,44 persen, yoy) yang telah mencapai 329,64 persen dari target Bea Keluar tahun 2025, dengan komoditas utama berupa minyak kelapa sawit dan turunannya yang mencapai 92,03 persen.
Dia memaparkan kinerja positif dari Bea Keluar disebabkan oleh meningkatnya Harga Referensi CPO cukup tinggi sejak awal 2025.
Baca juga: Pemprov Kalteng perkuat pencegahan korupsi
Pada September 2025 Harga Referensi CPO yang ditetapkan Kementerian Perdagangan mencapai 954,71 USD/Metrik Ton tumbuh 13,72 persen (yoy) dan secara kumulatif Januari-September 2025 tumbuh 15,19 persen (ctc) dibandingkan kumulatif Januari-September 2024.
"Dari sisi PNBP, diperoleh Pendapatan BLU sebesar Rp140,77 miliar berasal dari beberapa Satker BLU," jelasnya.
Kemudian disampaikan Pendapatan PNBP Lainnya (PNBP K/L) sebesar Rp333,86 miliar, sebagian besar dari Kepolisian Republik Indonesia yang mencapai Rp81,54 miliar dengan layanan utama berupa Pendapatan BPKB, STNK, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, Pendapatan Pengamanan Obyek Vital dan Obyek tertentu, Pendapatan Penerbitan dan Perpanjangan SIM, dan Pendapatan Penerbitan Surat Ijin Senjata Api dan Bahan Peledak dan Penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian.
Selain itu, PNBP dari Kementerian Perhubungan yang mencapai Rp71,62 miliar dengan layanan utama berupa Pendapatan Jasa Kepelabuhanan, Jasa Sarana Bantu Navigasi Pelayaran, Jasa Kebandarudaraan, Konsesi Bidang Transportasi, Pendapatan Jasa Perkapalan dan Kepelautan, dan Pendapatan Jasa Transportasi Lainnya.
Pada sisi lain, kinerja Belanja APBN Kalimantan Tengah per 30 September 2025 mencapai Rp22.614,53 miliar (66,70 persen dari pagu), tumbuh Rp1.903,97 miliar (9,19%, yoy) yang meliputi Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dengan pagu Rp9.172,08 miliar telah terealisasi Rp4.463,76 miliar (48,67%) terkontraksi Rp249,81 miliar (-5,30%, yoy) disebabkan adanya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD TA 2025.
Baca juga: DPRD minta Pemprov Kalteng optimalkan program penanggulangan kemiskinan
Baca juga: Gubernur Kalteng: Santri sebagai penjaga moral bangsa
Baca juga: Pemprov bantu bibit cabai gratis perkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
