Logo Header Antaranews Kalteng

DPRD minta Pemkot Palangka Raya gencarkan edukasi perawatan fasilitas umum

Jumat, 7 November 2025 13:23 WIB
Image Print
Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sri Ani Rintuh, saat membacakan pemandangan umum beberapa waktu lalu. ANTARA/Rajib Rizali

Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sri Ani Rintuh menilai pentingnya pemerintah kota memperkuat edukasi publik tentang kesadaran merawat hasil pembangunan yang sudah ada.

“Pemerintah sudah berupaya menyediakan sarana publik, tapi tanpa adanya kesadaran bersama dari masyarakat untuk menjaga, hasil pembangunan itu tidak akan bertahan lama,” katanya di Palangka Raya, Jumat.

Menurutnya, banyak fasilitas umum di sejumlah wilayah cepat rusak bukan karena kualitas pembangunan yang buruk, melainkan karena rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas tersebut.

Sri menekankan, kampanye edukatif harus digalakkan secara berkelanjutan melalui berbagai saluran, mulai dari lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga media lokal.

Ia mencontohkan, fasilitas seperti taman kota, trotoar, jalan lingkungan, dan drainase kerap mengalami kerusakan akibat perilaku tidak bertanggung jawab sebagian warga.

“Kalau hal ini terus dibiarkan, pemerintah akan terus terbebani dengan biaya perbaikan, padahal anggaran itu seharusnya bisa digunakan untuk pembangunan di kawasan lain,” ucapnya.

Baca juga: DPRD Palangka Raya ajak generasi muda kembangkan pertanian

Politisi Fraksi PKB ini menyebut, edukasi publik memiliki peran besar dalam membentuk perilaku positif warga terhadap aset pembangunan. Semakin paham masyarakat akan manfaatnya, semakin besar pula rasa tanggung jawab mereka.

Ia juga mendorong agar pemko melibatkan tokoh masyarakat, RT, RW, serta lembaga swadaya dalam menyebarkan nilai-nilai kepedulian terhadap fasilitas umum.

“Partisipasi sosial harus dibangun dari lingkungan terkecil. Ketika warga mulai peduli terhadap fasilitas di sekitar mereka, maka keberlanjutan pembangunan akan lebih terjamin,” ujarnya.

Sri menilai, sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat menjadi kunci menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya tetap dirasakan dalam jangka panjang.

Dengan demikian, ke depan anggaran dapat dioptimalkan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan yang ada di Kota Palangka Raya.

“Edukasi publik ini bukan sekadar imbauan, tapi langkah nyata untuk menumbuhkan rasa memiliki bersama terhadap kota yang kita cintai,” demikian Sri.

Baca juga: Waket DPRD: Hunian terjangkau bisa kurangi ketimpangan sosial di Palangka Raya

Baca juga: DPRD Palangka Raya dorong pemasangan rambu di titik genangan rawan bahaya

Baca juga: Pemkot Palangka Raya diminta perkuat kesiapsiagaan hadapi potensi banjir dan cuaca ekstrem



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026