Palangka Raya (ANTARA) - Tim Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pemanfaatan Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), di Dormy UMPR, lingkungan Kampus II UMPR.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian dari Kementerian PUPR yang terus memantau dan mendukung pengelolaan rusun di lingkungan kampus. UMPR siap memperluas fasilitas hunian dengan membangun Rusunawa kedua, agar lebih banyak mahasiswa dapat merasakan manfaatnya,” ujar Rektor UMPR Assoc Prof Dr Muhamad Yusuf di Palangka Raya, Kamis.
Rektor menjelaskan bahwa pengusulan pembangunan Rusunawa tahap kedua telah diajukan secara resmi dan saat ini tengah menunggu tanggapan dari Kementerian PUPR.
Rencana tersebut diharapkan dapat terealisasi dalam waktu dekat, mengingat kebutuhan tempat tinggal mahasiswa terus meningkat seiring bertambahnya jumlah mahasiswa baru setiap tahun.
“Kami berharap pengajuan pembangunan rusunawa kedua ini mendapat respons positif dari Kementerian PUPR. Dengan adanya tambahan hunian, kami dapat menyediakan tempat tinggal yang lebih layak, nyaman, dan mendukung aktivitas akademik mahasiswa,” tambahnya.
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, UMPR menargetkan agar rusun mahasiswa menjadi pusat pembinaan karakter, kedisiplinan, serta kolaborasi antar mahasiswa lintas fakultas, bukan sekadar tempat tinggal.
“Kami ingin dormy ini menjadi lingkungan belajar yang hidup, tempat mahasiswa tidak hanya menimba ilmu di kelas, tetapi juga belajar hidup mandiri, bekerja sama, dan berkontribusi bagi sesama,” tutup Rektor saat menyambut tim Monev KemenPUPR didampingi jajaran Badan Pengelola Kampus II UMPR.
Sementara itu, tim KemenPUPR terdiri Perwakilan Satuan Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalimantan Tengah Yulianna Theresia, Agung Nugroho dan Gunadi Darmawan.
Turut hadir pula perwakilan dari Subdirektorat Penghunian Perkotaan, Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, Nadhya Khansaleta Wirgentia dan Dimas Kharizmi Albar.
Dalam kegiatan monev tersebut, tim meninjau pemanfaatan, kondisi fisik, dan sistem pengelolaan Rusunawa yang telah dibangun beberapa tahun lalu.
Tim juga berkesempatan mewawancarai sejumlah mahasiswa penghuni, guna memperoleh gambaran langsung mengenai kenyamanan, fasilitas, serta manfaat hunian tersebut bagi kegiatan belajar.
Saat ini, Rusunawa UMPR (Dormy) dihuni oleh mahasiswa semester awal Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG).
Fasilitas tersebut dimanfaatkan sebagai tempat tinggal sekaligus wadah pembinaan karakter dan kemandirian mahasiswa.
Tim PUPR Nadhya Khansaleta Wirgentia mengatakan, dalam hasil evaluasinya menyampaikan apresiasi atas pemeliharaan dan pemanfaatan rusun yang dinilai sangat baik.
Nadhya juga menyebut fasilitas terjaga, manajemen penghuni tertib, dan kegiatan mahasiswa di lingkungan rusun berjalan aktif.
“Kami melihat pengelolaan Rusunawa UMPR sangat baik. Mahasiswa tinggal dengan tertib, bangunan terawat, dan fasilitas berfungsi optimal. Ini menjadi contoh positif bagi kampus lain dalam pengelolaan hunian mahasiswa,” katanya.
Baca juga: FH UMPR-Kemenkum kerja sama Poskabakum Desa/Kelurahan di Kalteng
Baca juga: Mahasiswa Farmasi UMPR lestarikan kearifan lokal lewat buku saku tanaman obat Suku Dayak
Baca juga: FBI UMPR dorong UMKM Barito Selatan naik kelas lewat pelatihan digital pemasaran
