Logo Header Antaranews Kalteng

Dosen FTLM UMPR bantu masyarakat Kalteng eliminasi malaria lewat PKM

Rabu, 19 November 2025 13:45 WIB
Image Print
Dosen FTLM UMPR bantu masyarakat Kalteng eliminasi malaria lewat PKM di Palangka Raya. (ANTARA/UMPR)

Palangka Raya (ANTARA) - Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, dosen Program Studi Teknologi Laboratorium Medis Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) menggelar kegiatan dengan tema "Pelatihan Pembuatan Ovitrap Pada Mahasiswa D III TLM Universitas Muhammadiyah Palangkaraya untuk Mendukung Program Eliminasi Malaria di Kalimantan Tengah”.

"Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Kampus 1 UMPR dengan melibatkan mahasiswa Semester III Prodi D III TLM sebagai calon sukarelawan eliminasi malaria di Kalteng," kata dosen pengampu mata kuliah protozoologi Fitria Hariati Ramdhani SSi MBiotek di Palangka Raya, Rabu.

Program PKM pelatihan itu dilaksanakan melalui pembuatan perangkap nyamuk (ovitrap) pada mahasiswa ini bertujuan agar mahasiswa mengetahui cara kerja alat sederhana dalam pengendalian vektor malaria (Nyamuk Anopheles betina) serta melatih keterampilan pemantauan vektor (surveillance).

Dia menerangkan, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini juga dilengkapi dengan sesi praktikum, para peserta/mahasiswa diberi kesempatan untuk membuat perangkap nyamuk sederhana (ovitrap) dengan bahan dasar botol bekas, kantong plastik hitam dan lakban sebagai perekat.

Dosen FTLM UMPR bantu masyarakat Kalteng eliminasi malaria lewat PKM di Palangka Raya. (ANTARA/UMPR)

Pada praktikum ini mahasiswa dibimbing langsung oleh dosen mata kuliah serta asisten praktikum yaitu Dede Zaskia Ashaba STrKes dan Septi Presiliana, STrAK.

Mahasiswa semester I Prodi STr TLM juga ikut membantu proses dokumentasi dalam kegiatan ini. Mereka adalah Fany Nayla Wijayanti, Tamara Deliani, Syarifatul Aini dan Nasya Lasmarina Mailie.

"Kegiatan ini disambut antusias oleh mahasiswa, dimana dapat dilihat dari semangat yang ditunjukkan ketika membuat ovitrap secara bersama-sama," katanya.

Dampak yang diharapkan pada kegiatan ini adalah mahasiswa mampu memanfaatkan bahan-bahan sederhana sebagai langkah kecil dalam membantu eliminasi malaria di Kalimantan Tengah.

"Di masa yang akan datang diharapkan mahasiswa bisa mengedukasi dan membuat pelatihan yang serupa kepada masyarakat sekitar tempat mereka bekerja terutama di daerah perdesaan," katanya.

Baca juga: Dosen FK UMPR raih penghargaan "Best Oral Presentation" di Korea Selatan

Baca juga: Tim Teknik Sipil UMPR borong juara nasional di Balsa Bridge Civil Competition UNISKA

Baca juga: Calon guru SD ikuti pelatihan guided inquiry perkuat kompetensi mengajar



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026