
Pemkab Gunung Mas dorong penguatan toleransi beragama di sekolah

Kuala Kurun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik memfasilitasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam penguatan moderasi beragama bagi generasi muda.
“Pemerintah terus mengimbau agar umat beragama hidup rukun dan saling menghormati. Upaya membangun sikap toleran dan moderat ini tidak hanya dilakukan di lingkungan masyarakat, tetapi juga harus mulai diterapkan sejak dini di lingkungan sekolah,” ucap Kepala Badan Kesbangpol Sugiarto di Kuala Kurun, Rabu.
Ia menyebut, dalam melaksanakan pembangunan diperlukan situasi dan kondisi yang aman, nyaman, tertib dan sejuk, yang salah satu terwujudnya kerukunan antarumat beragama di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat, bahkan bangsa dan negara.
Seluruh pihak patut bangga dan bersyukur, karena selama ini kehidupan umat beragama di Gumas dapat berjalan dengan aman dan tertib, di mana semua pemeluk umat beragama dapat menjalankan ibadahnya dengan nyaman dan aman. Begitu juga dalam mendirikan rumah ibadah yang tidak mengalami hambatan yang berarti.
“Namun demikian kita tidak boleh terlena dengan situasi yang aman seperti saat ini. Kita harus tetap waspada dan terus membangun harmonisasi hubungan antarumat beragama,” imbuhnya.
Baca juga: Tumbang Malahoi diharap jadi percontohan desa antikorupsi di Gunung Mas
Penyelenggaraan pemerintahan yang baik menjadi kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharap tumbuh cara pandang yang lebih tajam dan kesadaran sebagai warga negara untuk menjaga keutuhan NKRI dari berbagai ancaman perpecahan.
Selain itu, kegiatan ini juga diharap memperkuat upaya menjaga kedamaian dalam keberagaman umat beragama, serta mewujudkan kerukunan, kesatuan, dan persatuan.
Semua ini sejalan dengan tujuan Program Tambun Bungai, yang menjadi program unggulan dan prioritas Bupati Jaya S Monong dan Wakil Bupati Efrensia LP Umbing pada periode 2025-2030.
Sementara itu, Ketua panitia kegiatan Sampung menyampaikan, kegiatan diikuti 52 peserta, yang terdiri dari Ketua dan Wakil Ketua Kelas X, XI, dan XII SMAN 1 Kuala Kurun.
“Sebagai narasumber adalah perwakilan dari Kejaksaan Negeri dan Ketua FKUB Gumas,” demikian Sampung.
Baca juga: Pemkab Gumas bakal tangani titik rawan longsor di Bukit Tambakoi
Baca juga: Waket DPRD Gunung Mas minta lelang proyek fisik dipercepat
Baca juga: Fraksi Demokrat tekankan pentingnya efisiensi dan sinergi hadapi 2026
Pewarta : Chandra
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
