Logo Header Antaranews Kalteng

Pelni Pangkalan Bun minta masyarakat waspada penipuan berkedok agen tiket

Rabu, 26 November 2025 19:10 WIB
Image Print
Kapal Pelni yang melayani perjalanan laut di Kotawaringin Barat, Rabu (26/11/2025). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Pangkalan Bun (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) cabang Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat untuk membeli tiket melalui jalur resmi.

"Imbauan ini saya sampaikan, menyusul adanya laporan masyarakat terkait upaya penipuan berkedok agen tiket Pelni di media sosial dan grup pesan singkat," kata Kepala Pelni Cabang Pangkalan Bun Suwadi, Rabu.

Terutama dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2026, lantaran banyak masyarakat yang akan melakukan aktivitas berlibur ataupun pulang kampung.

"Oleh karena itu kami meminta masyarakat untuk membeli tiket kapal Pelni melalui saluran resmi yang telah ditetapkan oleh perusahaan," ucapnya.

Baca juga: Pemkab dan DPRD Kotawaringin Barat sepakati tiga raperda

Dirinya menekankan, transaksi di luar saluran resmi berisiko tinggi terhadap penipuan, tiket palsu, maupun pembatalan sepihak tanpa pengembalian dana.

Pelni juga mengingatkan agar para pelanggan tidak mudah percaya pada tawaran tiket murah atau ajakan pembelian tiket melalui akun media sosial tidak resmi.

"Informasi resmi Pelni hanya disampaikan melalui situs dan akun resmi yang sudah terverifikasi," ujarnya.

Baca juga: Wabup sebut laut Kobar bagian penting kedaulatan maritim NKRI

Saat ini, Pelni telah menyediakan 20 saluran resmi pembelian tiket kapal, termasuk melalui Aplikasi Pelni Mobile, situs web resmi www.pelni.co.id, serta gerai ritel seperti Indomaret, Alfamart dan lainnya.

Selain itu pihaknya juga telah menyediakan fitur check-in online melalui aplikasi Pelni Mobile, untuk memudahkan pelanggan.

"Melalui aplikasi ini, pelanggan tidak hanya dapat membeli tiket dengan aman, tetapi juga langsung melakukan check-in dan mengakses boarding pass digital, sehingga tidak perlu mencetak ulang tiket saat hari keberangkatan," demikian Suwadi.

Baca juga: Bupati Kobar minta guru kedepankan sifat inklusif

Baca juga: Bea Cukai Pangkalan Bun musnahkan barang ilegal hasil sitaan

Baca juga: Mako Lanal Kumai perkuat pertahanan maritim Kalteng



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026