Pulang Pisau (ANTARA) - Wakil Bupati Pulang Pisau Kalimantan Tengah Ahmad Jayadikarta menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) jenis Combine Harvester kepada Brigade Pangan bantuan dari Kementerian Pertanian untuk memperkuat swasembada pangan di kabupaten setempat yang juga menjadi program Presiden Prabowo Subianto dalam stop impor beras.
“Bantuan Combine Harvester ini merupakan wujud nyata dukungan Pemerintah melalui Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Tanaman Pangan," kata Ahmad Jayadikarta di Pulang Pisau Kamis.
Ia menjelaskan Combine Harvester yang diserahkan berjumlah sebanyak 14 unit sebagai sampel, ditambah 10 unit yang telah disalurkan sebelumnya sehingga totalnya ada 34 unit yang diserahkan kepada kelompok Brigade Pangan dalam mendukung panen padi.
“Alat ini gratis, tidak dipungut biaya sepeser pun dan betul-betul diperuntukkan bagi Brigade Pangan," jelas Jayadikarta.
Jayadikarta menegaskan tujuan utama alsintan ini adalah memastikan Pulang Pisau tidak mengalami impor beras selama tiga tahun ke depan sesuai arahan Presiden melalui pemanfaatan alat yang efektif serta tepat sasaran.
“Gunakanlah alat sesuai peruntukan serta memeliharanya dan memastikan kontribusinya terhadap peningkatan produktivitas padi sehingga ketahanan pangan daerah semakin kuat,” tegasnya.
Baca juga: Bapenda Pulang Pisau perkuat tujuh tugas Anjak
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau Godfridson menyampaikan dari total 34 unit Combine Harvester tersebut, ada empat kecamatan penerima, yakni Kecamatan Pandih Batu, Maliku, Kahayan Hilir, dan Kahayan Kuala.
“Alsintan ini diperuntukkan untuk prapanen dan pascapanen dan yang baru diserahkan tadi adalah pascapanen,” katanya.
Ia menambahkan pemantauan penggunaan alsintan dilakukan secara ketat, dengan kewajiban kelompok penerima melaporkan dokumentasi foto, video, serta data penggunaan per musim tanam dan alat dapat dipindahkan bila tidak digunakan optimal.
“Semoga bantuan ini dimanfaatkan maksimal sehingga benar-benar meningkatkan kesejahteraan para petani,” demikian Godfridson.
Baca juga: Mahasiswa KKN FKIP UMPR 2025 edukasi Gen-z bahaya seks bebas
Baca juga: Hapakat Mobile aplikasi permudah masyarakat Pulang Pisau dapatkan layanan pajak
Baca juga: Bapenda Pulang Pisau terapkan ETPD wujudkan transparansi transaksi keuangan
