
Pemkab Kotim apresiasi JSIT berikan warna penting dalam dunia pendidikan

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah menyatakan apresiasi tinggi terhadap peran Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Kalteng yang dinilai telah memberikan warna penting dalam dunia pendidikan.
“JSIT memainkan peran yang sangat berharga. Melalui program pembinaan dan pendidikan yang utuh yang memadukan akademik, karakter, spiritualitas dan keteladanan JSIT memberikan warna penting dalam dunia pendidikan kita,” kata Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kotim Rafiq Riswandi di Sampit, Minggu.
Hal ini ia sampaikan pada acara seminar Hari Guru Nasional 2025 dan Penutupan Musyawarah Wilayah V JSIT Indonesia Wilayah Kalteng yang dipusatkan di Kota Sampit.
Mewakili Bupati Kotim pada acara tersebut, Rafiq menekankan bidang pendidikan selalu menjadi perhatian besar bagi pemerintah, baik nasional, provinsi, maupun kabupaten.
Kualitas pendidikan suatu bangsa sangat menentukan arah kemajuan bangsa. Namun berbicara tentang pendidikan, bukan sekadar berbicara tentang nilai akademik dan peringkat, tetapi juga tentang pembangunan karakter.
Momentum Hari Guru Nasional adalah kesempatan untuk mengingat bahwa para gurulah yang menghidupkan ruh pendidikan.
“Momentum ini tidak hanya untuk merayakan profesi, tetapi merayakan dedikasi, keteladanan dan cinta tanpa batas yang diberikan para guru setiap hari kepada anak-anak bangsa. Karena para guru adalah pilar peradaban dan penjaga masa depan,” lanjutnya.
Ia pun menyebut, bahwa peran JSIT dinilai signifikan dalam mendukung upaya pemerintah menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak dan berkarakter, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Pendidikan tidak hanya berkutat pada nilai akademik, tetapi juga pembangunan karakter yang berakar pada nilai-nilai luhur bangsa, berjiwa nasionalis, berintegritas dan memiliki ketangguhan pribadi.
Baca juga: DAD Kotim komitmen kuat lestarikan seni dan kuliner Dayak
Program pembinaan dan pendidikan yang utuh yang memadukan akademik, karakter, spiritualitas dan keteladanan menjadi keunggulan dan karakter khas sekolah-sekolah JSIT.
“Selain itu, semangat habaring hurung atau gotong royong yang menjadi jiwa masyarakat Kotim, juga perlu terus menjadi pondasi kita dalam membangun pendidikan yang berkualitas serta inklusif bagi seluruh anak bangsa,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua terpilih JSIT Wilayah Kalimantan Tengah periode 2025-2029, Ustadzah Suchrotul Amin menegaskan komitmen JSIT untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan pendidikan Kalteng.
Namun dalam hal itu tak dipungkiri ada berbagai tantangan yang harus dihadapi. Salah satu tantangan utama yang dihadapi sekolah-sekolah JSIT adalah pada pemahaman dari para orang tua atau wali murid.
Kehadiran sekolah JSIT sebagai sekolah berbayar di tengah banyaknya sekolah gratis membuat sebagian orang tua menganggap bahwa kewajiban pendidikan dan pembinaan karakter anak sepenuhnya tanggung jawab sekolah, padahal pendidikan di rumah tak kalah penting.
“Padahal kami ingin mengajak orang tua itu bersinergi bahwa pendidikan pertama itu di rumah. Kami hanya sebagai partner dan kami membantu arah dalam pendidikan anak,” jelas Ustadzah Suchrotul Amin.
Ia mencontohkan, ketika nilai-nilai keislaman diinternalisasi di sekolah, namun kurang direspon atau dilanjutkan di rumah, capaian standar kompetensi lulusan yang ditetapkan JSIT menjadi terhambat.
Menyikapi hal tersebut, Ustadzah Suchrotul Amin menyatakan program utama kepengurusan baru adalah membentuk tim koordinator daerah.
“Insya Allah kami akan membentuk tim koordinator daerah agar lebih mudah mengkoordinasikan program-program kita untuk memantau sejauh mana capaian yang sudah ditentukan dari Munas kemarin,” demikian Ustadzah Suchrotul Amin.
Baca juga: Legislator Kotim desak pemkab segera terbitkan rekomendasi untuk PLN
Baca juga: Sampit berpeluang jadi ibu kota Kotawaringin Raya
Baca juga: DLH Kotim apresiasi swasta bantu penghijauan di Sampit
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
