Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Kapuas salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Rabu, 14 Januari 2026 07:11 WIB
Image Print
Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako untuk korban kebakaran permukiman di Desa Pantai, Kecamatan Kapuas Barat, Selasa (13/1/2026). ANTARA/All Ikhwan

Kuala Kapuas (ANTARA) - Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Muhammad Wiyatno, menyerahkan bantuan kepada sembilan kepala keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran permukiman di Desa Pantai RT 01, Kecamatan Kapuas Barat.

“Penyerahan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap warga yang terdampak musibah, sekaligus upaya meringankan beban masyarakat pascakebakaran,” kata Bupati Wiyatno di sela penyerahan bantuan, Selasa.

Wiyatno menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Pantai. Ia berharap para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.

Menurutnya, musibah kebakaran tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis dan sosial para korban.

Bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan dasar, berupa paket sembako seperti mi instan, kopi, kecap, gula, minyak goreng, dan teh, serta peralatan dapur keluarga sebanyak sembilan paket untuk sembilan KK atau 31 Jiwa, yang diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para korban dalam masa pemulihan.

Baca juga: Pemkab Kapuas dukung pembinaan keagamaan bagi warga binaan

Pemkab Kapuas juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan pascakebakaran berjalan dengan baik, termasuk pendataan kerusakan dan kebutuhan lanjutan bagi para korban.

“Setelah ini akan dilaksanakan penilaian kerusakan rumah dari tim BPBD, PUPR dan Perkimtan sebagai dasar untuk mengusulkan bantuan uang tunai yang bersumber dari bantuan tidak terduga atau BTT,” katanya.

Bupati Kapuas menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya saat warga mengalami musibah. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat, dengan memastikan instalasi listrik aman dan tidak meninggalkan sumber api yang dapat memicu kebakaran.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Pangeran S. Pandingan, melaporkan bahwa kebakaran permukiman di Desa Pantai, Kecamatan Kapuas Barat, menghanguskan empat unit rumah warga yang terjadi pada Senin (12/1) pagi, sekitar pukul 08.10 WIB.

“Dalam musibah ini, dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Hanya saja, rumah yang sebagian besar berbahan kayu ludes terbakar,” kata Pangeran.

Atas peristiwa yang terjadi, Pangeran kembali mengingatkan kepada masyarakat agar berhati-berhati terhadap kebakaran rumah. Disarankan juga, agar minimal satu kali dalam 10 tahun memeriksa instalasi listrik, barangkali sudah rusak atau digigit tikus, sehingga menyebabkan semakin mudah korsleting listrik.

Baca juga: Pemkab Kapuas dan Kejari perkuat sinergi melalui serah terima aset Negara

Baca juga: Pemkab Kapuas persiapkan realisasi Program 3 Juta Rumah untuk MBR

Baca juga: Empat rumah di Kapuas Barat ludes terbakar



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026