
Mahasiswi Psikologi UMPR ikuti Pilmapres Kalimantan lewat integrasi Sape VR

Palangka Raya (ANTARA) - Mahasiswi Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Dina Khalifatun Nisa, terpilih sebagai wakil kampus dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat Wilayah XI Kalimantan jenjang sarjana yang mengintegrasikan alat musik Sape dengan Virtual reality (VR).
“Saya mengangkat gagasan inovatif bertajuk pemanfaatan alat musik tradisional Kalimantan, Sape, yang diintegrasikan dengan teknologi virtual reality melalui pendekatan digital-ethnic healing," Dina di Palangka Raya, Selasa.
Dia mengatakan, inovasi tersebut ditujukan untuk membantu meningkatkan kualitas tidur pada pasien dengan penyakit kronis degeneratif.
Dina menjelaskan bahwa ide tersebut lahir dari keprihatinannya terhadap tingginya gangguan tidur yang dialami pasien dengan penyakit kronis, serta pentingnya pendekatan yang lebih holistik dalam penanganannya.
“Saya ingin mengangkat kekayaan budaya lokal Kalimantan melalui alat musik Sape, lalu mengintegrasikannya dengan teknologi virtual reality sebagai bentuk inovasi digital-ethnic healing. Harapannya, pendekatan ini dapat membantu meningkatkan kualitas tidur pada pasien dengan penyakit kronis degeneratif secara lebih holistik dan humanis,” ujarnya.
Menurutnya, penggunaan musik tradisional seperti Sape memiliki potensi terapeutik yang dapat memberikan efek relaksasi, terlebih jika dipadukan dengan pengalaman imersif melalui teknologi virtual reality.
Ia juga menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam Pilmapres bukan sekadar kompetisi, melainkan langkah awal untuk mengembangkan gagasan tersebut agar dapat diimplementasikan secara nyata untuk masyarakat luas.
“Saya berharap gagasan ini tidak hanya berhenti di ajang Pilmapres, tetapi dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi solusi nyata untuk masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi upaya pelestarian budaya lokal yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini,” katanya.
Dalam menghadapi seleksi tingkat wilayah, Dina melakukan berbagai persiapan secara matang, mulai dari pendalaman riset hingga penguatan kemampuan presentasi.
“Persiapan yang saya lakukan meliputi pendalaman riset, penyempurnaan gagasan, serta latihan public speaking baik menggunakan Bahasa Indonesia, maupun Bahasa Inggris secara intensif. Selain itu, saya juga banyak berdiskusi dengan dosen pembimbing untuk memastikan ide yang saya angkat memiliki landasan ilmiah yang kuat dan aplikatif,” ungkapnya.

Dina juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada dosen pembimbingnya, Wasis Priyo Nugroho, SPsi MA yang telah memberikan bimbingan dan dukungan selama proses persiapan.
“Saya sangat berterima karena bapak membimbing saya dengan penuh kesabaran, memberikan banyak masukan berharga, serta terus memotivasi saya untuk percaya diri dan memberikan yang terbaik dalam ajang ini,” tuturnya.
Sementara itu, dosen pembimbing, Wasis Priyo menyampaikan bahwa gagasan yang diangkat Dina memiliki nilai inovasi tinggi karena memadukan aspek budaya lokal dengan teknologi modern serta pendekatan psikologis.
“Dina menunjukkan komitmen dan keseriusan yang luar biasa dalam mengembangkan gagasannya. Integrasi antara musik tradisional Sape dengan teknologi virtual reality dalam konteks terapi merupakan pendekatan yang unik dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia berharap, keikutsertaan Dina dalam Pilmapres tingkat wilayah dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus membuka peluang untuk mengembangkan inovasi tersebut ke tahap implementasi.
“Kami berharap Dina dapat memberikan hasil terbaik di tingkat Wilayah XI Kalimantan, sekaligus membawa nama baik UMPR. Lebih dari itu, semoga gagasan yang diusung dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Keikutsertaan Dina dalam ajang Pilmapres ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi akademik, tetapi juga menjadi wadah untuk mendorong lahirnya inovasi mahasiswa yang berdampak bagi masyarakat luas, khususnya dalam bidang kesehatan dan pelestarian budaya lokal.
Baca juga: 100 mahasiswa UMPR perkuat literasi keuangan lewat kuliah umum Bank Indonesia
Baca juga: UMPR-Bank Indonesia kerja sama penguatan pendidikan kebanksentralan
Baca juga: Rektor UMPR tegaskan komitmen percepatan pembukaan S2 HKI saat asesmen lapangan
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
