
UMPR-Bank Indonesia kerja sama penguatan pendidikan kebanksentralan

Palangka Raya (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) dan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam kegiatan Kick-Off Program Pendidikan Kebanksentralan Tahun 2026 di Aula Betang Hapakat, Kantor Perwakilan BI Kalteng, Selasa.
"Penandatanganan PKS ini sebuah langkah dalam memperkuat sinergi antara UMPR dan Bank Indonesia dalam meningkatkan literasi serta pemahaman kebanksentralan di kalangan civitas akademika UMR,” kata Rektor UMPR Assoc Prof Dr Muhamad Yusuf SSos MAP usai acara.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk mendukung penguatan kurikulum dan implementasi pembelajaran yang lebih aplikatif di lingkungan kampus.
Rektor UMPR menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan ekonomi dan kebutuhan dunia kerja.
“Kerja sama ini bukan hanya seremoni, tetapi akan kami tindak lanjuti dalam bentuk implementasi nyata di proses pembelajaran. Kami menyambut baik keterlibatan Bank Indonesia, termasuk rencana kolaborasi dengan dosen-dosen UMPR dalam pengajaran mata kuliah kebanksentralan,” ujarnya.
Yusuf menegaskan bahwa keterlibatan praktisi dari Bank Indonesia bersama dosen di kelas akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswa.
“Dengan adanya sinergi antara akademisi dan praktisi, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pemahaman berbasis praktik dan kebijakan terkini. Ini penting untuk membentuk lulusan yang siap menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” katanya.
Baca juga: Psikologi UMPR laksanakan kuliah lapangan di Panti Sosial Sinta Rangkang
Kegiatan ini menjadi awal dari implementasi kerja sama yang lebih luas antara UMPR dan Bank Indonesia, khususnya dalam penguatan pendidikan, penelitian, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kebanksentralan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, menegaskan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari strategi Bank Indonesia dalam membangun ekosistem literasi kebanksentralan yang berkelanjutan.
“Kami ingin mendorong keterlibatan aktif dosen dalam pengembangan dan pengajaran materi kebanksentralan, sehingga kurikulum yang diajarkan semakin relevan dengan perkembangan kebijakan Bank Indonesia,” katanya.
Ia juga menyampaikan harapannya agar program ini dapat berjalan dengan baik, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi semua pihak.
“Kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan transparan. Ke depan, kami ingin Bank Indonesia dan perguruan tinggi terus menjadi mitra strategis dalam mengembangkan program kebanksentralan maupun program lainnya,” ujar Yuliansah.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam mencetak sumber daya manusia unggul di daerah.
“Pada akhirnya, melalui kerja sama ini kami bersama perguruan tinggi ingin menciptakan SDM yang unggul, yang mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah, khususnya di Kalimantan Tengah,” katanya.
Baca juga: Rektor UMPR tegaskan komitmen percepatan pembukaan S2 HKI saat asesmen lapangan
Baca juga: Dosen Fisip Adkom UMPR teliti peran diaspora tingkatkan pendidikan anak migran di Malaysia
Baca juga: Fisip Adkom UMPR latih public speaking siswa SMAN 2 Palangka Raya
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
