Logo Header Antaranews Kalteng

100 mahasiswa UMPR perkuat literasi keuangan lewat kuliah umum Bank Indonesia

Selasa, 14 April 2026 17:56 WIB
Image Print
Sebanyak 100 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) memperkuat literasi keuangannya dengan mengikuti kuliah umum yang dilaksanakan Bank Indonesia Kalimantan Tengah dalam rangkaian Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan di Aula Betang Hapakat, Kantor Perwakilan BI Kalteng, Selasa (14/4). ANTARA/Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR).

Palangka Raya (ANTARA) - Sebanyak 100 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) memperkuat literasi keuangannya dengan mengikuti kuliah umum, yang dilaksanakan Bank Indonesia Kalimantan Tengah dalam rangkaian Kick Off Program Pendidikan Kebanksentralan di Aula Betang Hapakat, Kantor Perwakilan BI Kalteng, Selasa (14/4).

“Melalui kegiatan ini mahasiswa UMPR mendapatkan tambahan kompetensi yang sangat relevan dengan perkembangan ekonomi saat ini. Bank Indonesia memiliki sistem kerja dengan standar yang tinggi, sehingga ini menjadi referensi penting bagi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas diri,” kata Rektor UMPR, Assoc Prof Dr Muhamad Yusuf SSos MAP disela acara.

Menurut dia, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UMPR dalam mendorong peningkatan literasi kebanksentralan serta memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas sistem keuangan.

Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan informasi terkait peluang Bantuan Pendidikan Kebanksentralan Bank Indonesia Tahun 2026, yang tidak hanya mencakup beasiswa seperti program Generasi Baru Indonesia (GenBI), tetapi juga dukungan khusus di bidang penelitian bagi mahasiswa terpilih.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa UMPR tidak hanya memahami peran Bank Indonesia, tetapi juga mampu mengembangkan kapasitas diri serta berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah, khususnya di Kalimantan Tengah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias mengatakan, pihaknya mendorong agar kebanksentralan dapat didiskusikan dalam mata kuliah yang relevan di berbagai jenjang pendidikan.

"Selain itu, Bank Indonesia juga menyediakan program bantuan penelitian bagi mahasiswa sarjana, magister, hingga doktor, di mana topik penelitian terpilih akan mendapatkan dukungan,” katanya.

Baca juga: UMPR-Bank Indonesia kerja sama penguatan pendidikan kebanksentralan

Ia menambahkan bahwa program tersebut merupakan bagian dari tiga pilar utama Program Pendidikan Kebanksentralan Indonesia, yaitu pembinaan berkelanjutan, penelitian, dan pemberdayaan yang mencakup mahasiswa.

Antusiasme mahasiswa terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti sesi kuliah umum dan sosialisasi program. Salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi UMPR, Enjang Dwi Hapsari mengaku tertarik untuk mengikuti program yang ditawarkan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai mahasiswa. Selain menambah wawasan, juga membuka peluang untuk mendapatkan bantuan pendidikan dan pengalaman baru. Saya berencana mendaftar Program Pendidikan Kebanksentralan Bank Indonesia tahun 2026 agar bisa mengembangkan diri dan menambah relasi,” kata Yuliansyah.

Baca juga: Psikologi UMPR laksanakan kuliah lapangan di Panti Sosial Sinta Rangkang

Baca juga: Rektor UMPR tegaskan komitmen percepatan pembukaan S2 HKI saat asesmen lapangan

Baca juga: Dosen Fisip Adkom UMPR teliti peran diaspora tingkatkan pendidikan anak migran di Malaysia



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026