Logo Header Antaranews Kalteng

Paskibraka Kotim 2025 siap bertransformasi jadi Duta Pancasila

Selasa, 2 Juni 2026 18:23 WIB
Image Print
Paskibraka Kotim 2025 melaksanakan tugas terakhirnya pada Peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026). ANTARA/Devita Maulina.

Sampit (ANTARA) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mempersiapkan seluruh anggota Paskibraka tahun 2025 untuk bertransformasi peran menjadi Duta Pancasila, pasca-menyelesaikan amanah terakhir mereka.

"Ini tugas kedua sekaligus terakhir mereka sebagai anggota Paskibraka aktif. Selanjutnya, status mereka berubah menjadi Purna Paskibraka Kotim," kata Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Kotim, Naning Sugiharti di Sampit, Selasa.

Prosesi sakral pengibaran Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Lahir Pancasila menandai berakhirnya masa bakti formal Paskibraka Kotim 2025, setelah sebelumnya juga sukses mengemban misi serupa pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Naning menyebutkan, meski seremonial baris-berbaris telah usai, tanggung jawab moral para pemuda terpilih ini dipastikan tetap berlanjut melalui program kaderisasi yang lebih luas guna mengawal ideologi negara di tengah masyarakat.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui kewajiban mengikuti Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) secara bertahap berbasis Learning Management System (LMS) yang dikelola langsung oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pusat.

"Sebagai Duta Pancasila, tugas mereka sebenarnya baru dimulai. Mereka menjadi kepanjangan tangan BPIP dan pemerintah daerah untuk mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," jelas Naning.

Tren keterlibatan alumni Paskibraka Kotim dalam program lanjutan ini tercatat sangat tinggi dalam tiga periode terakhir, mayoritas dari mereka selalu antusias menyelesaikan seluruh tahapan sertifikasi hingga tuntas.

Kesbangpol Kotim menaruh harapan besar agar angkatan tahun ini mampu mempertahankan capaian positif tersebut dan lulus secara kolektif demi memperkuat jejaring ideolog muda di daerah.

Baca juga: Pesepak bola muda Kotim berpeluang ikuti pembinaan di klub profesional

"Selama tiga tahun terakhir hampir 99 persen mengikuti diklat lanjutan. Tahun 2023 hanya satu orang yang tidak mengikuti, begitu juga pada 2024. Harapan kami tahun ini 75 anggota Paskibraka 2025 bisa mengikuti dan lulus menjadi Duta Pancasila," pungkasnya.

Merespons peluang tersebut, salah seorang anggota Paskibraka Kotim 2025, Ahmad Noor Rizky, menyatakan rasa bangganya karena telah menyelesaikan tugas utama di lapangan dengan performa terbaik dan tanpa kendala berarti.

Remaja ini menegaskan komitmennya untuk segera beradaptasi dengan peran baru dan siap menyerap seluruh materi pembinaan demi membawa dampak positif bagi generasi muda di lingkungannya.

"Saya ingin mengikuti diklat lanjutan, supaya bisa menjadi Purna Paskibraka Duta Pancasila. Minimal bisa menanamkan nilai-nilai Pancasila pada diri sendiri, kemudian membagikannya kepada orang-orang di sekitar saya," demikian Rizky.

Baca juga: DPRD Kotim soroti fenomena siswa 'melambai' di sekolah

Baca juga: Aduan online masyarakat Kotim tempati posisi kedua terbanyak se-Kalteng

Baca juga: Legislator Kotim tekankan pendidikan Pancasila bentengi generasi muda



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026