Begini kondisi terkini aktivitas Terminal WA Gara jelang Nataru
Selasa, 22 Desember 2020 12:20 WIB
Kepala Terminal WA Gara M Fajar Qomaru. (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)
Palangka Raya (ANTARA) - Menjelang Natal dan tahun baru 2021 belum terjadi lonjakan penumpang di Terminal WA Gara, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
"Saat ini belum ada peningkatan, terlebih di masa pandemi COVID-19, tampaknya masyarakat masih membatasi diri untuk bepergian," kata Kepala Terminal WA Gara M Fajar Qomaru di Palangka Raya, Selasa.
Berdasarkan data yang pihaknya miliki per 1-20 Desember 2020, jumlah penumpang dari angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) kedatangan sebanyak 3.240 penumpang dan keberangkatan 2.953 penumpang.
Untuk angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) kedatangan sebanyak 546 penumpang dan keberangkatan 704 penumpang.
Jumlah ini jauh berbeda jika dibandingkan 2019 saat tidak adanya pandemi COVID-19. Untuk AKDP pada 1-31 Desember 2019, kedatangan sebanyak 10.169 penumpang dan keberangkatan sebanyak 9.258 penumpang.
Sementara AKAP kedatangan sebanyak 1.404 penumpang dan keberangkatan sebanyak 2.155 penumpang.
"Namun kami tidak bisa memastikan, apakah akan ada peningkatan mendekati Natal maupun tahun baru. Kalaupun ada, sepertinya tidak begitu signifikan," jelasnya.
Lebih lanjut Fajar menjelaskan, selama masa pandemi COVID-19, sesuai ketentuan faktor muat penumpang hanya dibatasi maksimal sebesar 70 persen.
Namun umumnya, rata-rata jumlah terbanyak penumpang, baik bus AKAP maupun AKDP hanya mencapai sekitar 50 persen penumpang.
"Hingga saat ini juga belum ada permintaan penambahan armada dari pihak penyedia jasa angkutan menjelang Natal dan tahun baru," terangnya.
Adapun trayek yang tersedia masih tetap sama, AKDP meliputi Palangka Raya-Sampit-Pangkalan Bun, Palangka Raya-Lamandau, Palangka Raya-Buntok, serta Palangka Raya-Tumbang Telaken. Sedangkan AKAP meliputi Pangkalan Bun-Pontianak dan Palangka Raya-Banjarmasin.
"Saat ini belum ada peningkatan, terlebih di masa pandemi COVID-19, tampaknya masyarakat masih membatasi diri untuk bepergian," kata Kepala Terminal WA Gara M Fajar Qomaru di Palangka Raya, Selasa.
Berdasarkan data yang pihaknya miliki per 1-20 Desember 2020, jumlah penumpang dari angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) kedatangan sebanyak 3.240 penumpang dan keberangkatan 2.953 penumpang.
Untuk angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) kedatangan sebanyak 546 penumpang dan keberangkatan 704 penumpang.
Jumlah ini jauh berbeda jika dibandingkan 2019 saat tidak adanya pandemi COVID-19. Untuk AKDP pada 1-31 Desember 2019, kedatangan sebanyak 10.169 penumpang dan keberangkatan sebanyak 9.258 penumpang.
Sementara AKAP kedatangan sebanyak 1.404 penumpang dan keberangkatan sebanyak 2.155 penumpang.
"Namun kami tidak bisa memastikan, apakah akan ada peningkatan mendekati Natal maupun tahun baru. Kalaupun ada, sepertinya tidak begitu signifikan," jelasnya.
Lebih lanjut Fajar menjelaskan, selama masa pandemi COVID-19, sesuai ketentuan faktor muat penumpang hanya dibatasi maksimal sebesar 70 persen.
Namun umumnya, rata-rata jumlah terbanyak penumpang, baik bus AKAP maupun AKDP hanya mencapai sekitar 50 persen penumpang.
"Hingga saat ini juga belum ada permintaan penambahan armada dari pihak penyedia jasa angkutan menjelang Natal dan tahun baru," terangnya.
Adapun trayek yang tersedia masih tetap sama, AKDP meliputi Palangka Raya-Sampit-Pangkalan Bun, Palangka Raya-Lamandau, Palangka Raya-Buntok, serta Palangka Raya-Tumbang Telaken. Sedangkan AKAP meliputi Pangkalan Bun-Pontianak dan Palangka Raya-Banjarmasin.
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Muncul akun WA palsu catut nama pejabat Barito Utara, masyarakat diminta waspada
07 May 2026 21:24 WIB
Pemkab Kapuas luncurkan transformasi digital pelayanan publik lewat SIMPEL WA
16 April 2026 15:42 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Lihat Juga
Gubernur Kalteng harap KPID jaga ruang informasi publik tetap sehat dan edukatif
08 May 2026 5:24 WIB