Polisi selidiki kebakaran menghanguskan pulahan rumah di Jalan Mendawai
Minggu, 25 Juli 2021 11:58 WIB
Kebakaran yang terjadi di Jalan Mendawai Komplek Sosial Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang terjadi Minggu (25/7/2021) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB yang menghanguskan sekitar 20 bangunan rumah dan barak. ANTARA/Dokumentasi pribadi
Palangka Raya (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menyelidiki terbakarnya bangunan rumah dan barak yang terjadi di Jalan Mendawai Komplek Sosial yang terjadi pada Minggu, pukul 02.30 WIB
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, Minggu, mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan personelnya untuk melakukan penyelidikan, guna mengetahui apa penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan sekitar 20 bangunan rumah dan barak milik warga setempat.
"Penyebabnya masih diselidiki oleh anggota kami," kata Jaladri.
Personel Polresta Palangka Raya yang juga turun pada malam itu, sudah meminta keterangan kepada sejumlah para saksi mata sekaligus korban dari peristiwa tersebut yang terjadi dini hari.
Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu. Namun kerugian ditaksir sekitar Rp900 juta, karena diduga kuat para korban yang saat itu sedang tertidur lelap, banyak yang tidak sempat menyelamatkan harta bendanya yang berharga. Kebakaran yang terjadi di Jalan Mendawai Komplek Sosial Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang terjadi Minggu (25/7/2021) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB yang menghanguskan sekitar 20 bangunan rumah dan barak. ANTARA/Dokumentasi pribadi
Jaladri menambahkan, bahwa peristiwa yang terjadi pada dini hari itu api diduga berawal dari barak milik bapak Hadi nomor dua. Setelah bangunan barak tersebut terbakar, hingga akhirnya merambat ke rumah dan barak milik warga lainnya.
Warga yang mengetahui peristiwa itu karena api sudah membesar, langsung bahu membahu memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya, sembari menunggu kedatangan petugas damkar yang juga sudah dihubungi.
"Api berhasil dijinakan sekitar pukul 04.35 WIB dibantu sejumlah damkar dari Pemerintah Kota Palangka Raya, Pemprov Kalteng dan beberapa damkar swakarsa milik masyarakat di daerah setempat," ungkap Jaladri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sebagian korban kebakaran ada yang mengungsi sementara ke rumah sanak keluarganya dan juga masih berada di sekitar lokasi kejadian, serta mengambil harta benda miliknya yang sempat diselamatkan dari amukan api.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, Minggu, mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan personelnya untuk melakukan penyelidikan, guna mengetahui apa penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan sekitar 20 bangunan rumah dan barak milik warga setempat.
"Penyebabnya masih diselidiki oleh anggota kami," kata Jaladri.
Personel Polresta Palangka Raya yang juga turun pada malam itu, sudah meminta keterangan kepada sejumlah para saksi mata sekaligus korban dari peristiwa tersebut yang terjadi dini hari.
Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu. Namun kerugian ditaksir sekitar Rp900 juta, karena diduga kuat para korban yang saat itu sedang tertidur lelap, banyak yang tidak sempat menyelamatkan harta bendanya yang berharga. Kebakaran yang terjadi di Jalan Mendawai Komplek Sosial Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang terjadi Minggu (25/7/2021) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB yang menghanguskan sekitar 20 bangunan rumah dan barak. ANTARA/Dokumentasi pribadi
Jaladri menambahkan, bahwa peristiwa yang terjadi pada dini hari itu api diduga berawal dari barak milik bapak Hadi nomor dua. Setelah bangunan barak tersebut terbakar, hingga akhirnya merambat ke rumah dan barak milik warga lainnya.
Warga yang mengetahui peristiwa itu karena api sudah membesar, langsung bahu membahu memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya, sembari menunggu kedatangan petugas damkar yang juga sudah dihubungi.
"Api berhasil dijinakan sekitar pukul 04.35 WIB dibantu sejumlah damkar dari Pemerintah Kota Palangka Raya, Pemprov Kalteng dan beberapa damkar swakarsa milik masyarakat di daerah setempat," ungkap Jaladri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sebagian korban kebakaran ada yang mengungsi sementara ke rumah sanak keluarganya dan juga masih berada di sekitar lokasi kejadian, serta mengambil harta benda miliknya yang sempat diselamatkan dari amukan api.
Pewarta : Adi Wibowo
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Api mengamuk! Dua rumah dan 7 gedung walet hangus terbakar di Tewang Kampung Katingan
09 August 2025 14:10 WIB
Relawan Ganjar Pranowo di Kalteng salurkan bantuan korban kebakaran
18 September 2023 18:38 WIB, 2023
Disdik Palangka Raya lakukan pendataan anak didik terdampak kebakaran
15 September 2023 17:43 WIB, 2023
Legislator: Waspada bahaya kebakaran pemukiman padat penduduk di Palangka Raya
13 September 2023 15:31 WIB, 2023
Polisi ungkap kasus fiktif program peremajaan sawit rakyat di Kalteng Rp27,5 miliar
08 August 2023 17:18 WIB, 2023
Kapal Mendawai Express dihantam gelombang tinggi di pesisir laut Pulang Pisau
28 May 2023 14:52 WIB, 2023
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
Anggota DPR pastikan pemerintah gerak cepat tangani antrean BBM panjang di Kalteng
07 May 2026 16:50 WIB