"Karena dapat mengurangi penyerapan zat besi. Obat-obatan seperti antasida pun sebaiknya juga dihindari," kata dr Dias Septalia Ismaniar, Sp.PD yang berpraktik di RS Pondok Indah melalui pesan elektroniknya kepada ANTARA beberapa waktu lalu.
Selain itu, makanan seperti telur, sereal, roti whole grain atau biji-bijian utuh juga sebaiknya dihindari karena dapat berefek serupa dengan susu bila dikonsumsi berbarengan dengan tablet tambah darah.
Baca juga: Ini alternatif konsumsi susu bagi penderita intoleransi laktosa
Dias mengatakan, untuk mengurangi efek mual TTD, seseorang dapat meminumnya bersamaan dengan makanan kecuali yang dapat mengurangi penyerapan zat besi seperti disebutkan atau sesudah makan. Sedangkan untuk menghindari konstipasi atau sembelit, dia menyarankan orang-orang memperbanyak minum air, tetap aktif berolahraga dan perbanyak asupan serat.
Dias menyarankan, sebelum meminum TTD, seseorang sebaiknya melakukan pemeriksaan laboratorium terlebih dahulu untuk mengetahui apakan dia terkena anemia dan menentukan jenis anemia yang diderita.
Pemeriksaan awal yang disarankan antara lain terkait hemoglobin, leukosit, trombsit, zat besi serum, feritin, total iron binding capacity, saturasi transferin, fungsi ginjal yakni ureum kreatinin, fungsi hati yaitu SGOT dan SGPT.
"Bila nanti terbukti anemia karena kekurangan zat besi, baru diperbolehkan untuk rutin mengonsumsi suplemen penambah darah dengan catatan harus dilakukan evaluasi berkala, paling tidak tiga bulan kemudian," tutur dia.
Dias menambahkan konsumsi TTD yang berlebihan dapat mengakibatkan keracunan yang ditandai gejala mual, muntah, diare atau konstipasi, nyeri perut, kerusakan hati atau sel otak serta jantung, yang dapat berakibat fatal karena akumulasi penumpukan zat besi di organ-organ tersebut.
Baca juga: Dokter sebut susu tidak bisa menggantikan makanan utama
Baca juga: Antibodi COVID-19 sebabkan ASI berubah warna? Ini faktanya!
Baca juga: Kenali gejala alergi susu sapi pada anak
Dokter : Susu perlu dihindari saat konsumsi tablet tambah darah
Senin, 2 Januari 2023 18:01 WIB
Ilustrasi susu. (Pexels)
Jakarta (ANTARA) - Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Universitas Indonesia dr Dias Septalia Ismaniar, Sp.PD menyebut susu dan produk turunnya seperti keju dan yogurt, termasuk hidangan yang perlu dihindari saat seseorang mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) karena dapat mengurangi penyerapan zat besi.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Fakultas Farmasi UMPR gelar kuliah pakar bertema nanoherbal untuk pengembangan obat bahan alam
12 February 2026 19:17 WIB
Pelatihan cetak inovator herbal UMPR dorong kemandirian-inovasi obat tradisional
26 November 2025 12:33 WIB
Penelitian ungkap obat kumur anti kuman bisa gunakan ekstrak bawang putih
20 November 2025 11:30 WIB
Mahasiswa Farmasi UMPR lestarikan kearifan lokal lewat buku saku tanaman obat Suku Dayak
13 November 2025 15:09 WIB
Bupati Kotim apresiasi prestasi pelajar SMPN 1 Sampit mengangkat manfaat gelinggang
19 September 2025 5:12 WIB
FK-Fakultas Farmasi UMPR edukasi ibu pengajian tentang pemanfaatan tanaman obat
25 August 2025 12:56 WIB