Sokong calon pemimpin punya komitmen majukan kesehatan dan pendidikan
Minggu, 12 Mei 2024 19:09 WIB
Anggota DPD RI Agustin Teras Narang saat peresmian Klinik Eka Karigas yang telah direvitalisasi Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) untuk mendukung layanan kesehatan masyarakat di wilayah setempat, belum lama ini. ANTARA/HO-Tim Teras Narang.
Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPD RI Agustin Teras Narang menilai bahwa kesehatan dan pendidikan merupakan dua sektor yang tidak kalah penting dalam mempercepat kemajuan pembangunan maupun sumber daya manusia (SDM) di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah.
Pentingnya dua sektor tersebut harus mulai terus dikampanyekan agar menjadi pertimbangan dalam melihat dan menentukan pilihan ketika pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2024, kata Teras Narang di Palangka Raya, Minggu.
"Jadi, masyarakat semakin terlatih untuk mengenali calon yang punya program kesehatan maupun pendidikan kedepannya," ucapnya.
Menurut senator asal Kalimantan Tengah itu, seluruh lapisan masyarakat perlu menyokong calon-calon pemimpin yang mempunyai komitmen tinggi dalam memajukan sektor kesehatan dan pendidikan tanpa pilih kasih.
Teras Narang pun bercerita pengalamannya saat dipercaya menjadi Gubernur Kalteng periode 2005-2010 dan 2010-2015. Di mana dirinya kala itu memiliki prinsip pembangunan infrastruktur harus sejalan dengan SDM.
"Saya tidak hanya gencar membangun infrastruktur yang membuat seluruh kabupaten/kota di Kalteng menjadi terhubung, tetapi juga menggagas dan melaksanakan progran Kalteng Harati dan Kalteng Barigas," beber dia.
Baca juga: Kalteng harus berani mencari pemimpin terbaik di Pilkada 2024
Anggota DPD RI yang kembali terpilih untuk periode 2024-2029 ini pun menyebut, jelang dan menuju Pilkada 2024, penting bagi rakyat Kalteng untuk memahami jejak rekam calon kandidat, baik tingkat gubernur/wakil gubernur maupun Bupati/wakil bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota.
Dia mengatakan, masyarakat harus melihat apakah selama ini memiliki komitmen dalam memajukan pembangunan di sektor kesehatan dan pendidikan tanpa pilih kasih. Termasuk apakah memiliki konsep yang terukur, terstruktur, sistematis, dan masif.
"Harus diakui membangun sektor kesehatan di dan pendidikan di Kalteng yang luas wilayahnya nyaris 1,5 kali pulau Jawa, bukanlah hal mudah. Itulah kenapa perlu terobosan dan inovasi membangun sektor kesehatan dan pendidikan," kata Teras Narang.
Baca juga: Pemutihan kebun sawit ilegal di Kalteng harus memperhatikan hak masyarakat
Baca juga: Teras Narang: Generasi muda jangan hanya menuntut toleransi
Baca juga: Kalteng harus berani mencari pemimpin terbaik di Pilkada 2024
Pentingnya dua sektor tersebut harus mulai terus dikampanyekan agar menjadi pertimbangan dalam melihat dan menentukan pilihan ketika pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2024, kata Teras Narang di Palangka Raya, Minggu.
"Jadi, masyarakat semakin terlatih untuk mengenali calon yang punya program kesehatan maupun pendidikan kedepannya," ucapnya.
Menurut senator asal Kalimantan Tengah itu, seluruh lapisan masyarakat perlu menyokong calon-calon pemimpin yang mempunyai komitmen tinggi dalam memajukan sektor kesehatan dan pendidikan tanpa pilih kasih.
Teras Narang pun bercerita pengalamannya saat dipercaya menjadi Gubernur Kalteng periode 2005-2010 dan 2010-2015. Di mana dirinya kala itu memiliki prinsip pembangunan infrastruktur harus sejalan dengan SDM.
"Saya tidak hanya gencar membangun infrastruktur yang membuat seluruh kabupaten/kota di Kalteng menjadi terhubung, tetapi juga menggagas dan melaksanakan progran Kalteng Harati dan Kalteng Barigas," beber dia.
Baca juga: Kalteng harus berani mencari pemimpin terbaik di Pilkada 2024
Anggota DPD RI yang kembali terpilih untuk periode 2024-2029 ini pun menyebut, jelang dan menuju Pilkada 2024, penting bagi rakyat Kalteng untuk memahami jejak rekam calon kandidat, baik tingkat gubernur/wakil gubernur maupun Bupati/wakil bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota.
Dia mengatakan, masyarakat harus melihat apakah selama ini memiliki komitmen dalam memajukan pembangunan di sektor kesehatan dan pendidikan tanpa pilih kasih. Termasuk apakah memiliki konsep yang terukur, terstruktur, sistematis, dan masif.
"Harus diakui membangun sektor kesehatan di dan pendidikan di Kalteng yang luas wilayahnya nyaris 1,5 kali pulau Jawa, bukanlah hal mudah. Itulah kenapa perlu terobosan dan inovasi membangun sektor kesehatan dan pendidikan," kata Teras Narang.
Baca juga: Pemutihan kebun sawit ilegal di Kalteng harus memperhatikan hak masyarakat
Baca juga: Teras Narang: Generasi muda jangan hanya menuntut toleransi
Baca juga: Kalteng harus berani mencari pemimpin terbaik di Pilkada 2024
Pewarta : Jaya Wirawana Manurung
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
OJK Kalteng-DPD RI kawal penerapan UU ITE lindungi masyarakat dari kejahatan digital
20 December 2025 9:36 WIB
Teras Narang ajak semua pihak dukung hilirisasi pasir kuarsa dan alumina di Kalteng
01 December 2025 17:25 WIB
DPRD bersama Pemkot Palangka Raya komitmen tuntaskan masalah tapal batas antarwilayah
13 October 2025 14:02 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Lihat Juga
DPRD minta Pemprov Kalteng maksimalkan 129 WPR untuk akomodasi tambang rakyat
20 February 2026 16:35 WIB
Gubernur Kalteng: Transformasi birokrasi agenda strategis dan tak bisa ditunda
18 February 2026 19:53 WIB
Pemprov Kalteng sediakan kanal pengaduan beri ruang aman bagi peserta didik
17 February 2026 16:26 WIB