Sampit (ANTARA) - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah tahun ini tidak hanya tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), tetapi diperluas ke tingkat Sekolah Dasar (SD).
"Tahun ini ada terobosan dari Bidang Persekolahan, khususnya SD dan SMP untuk pelaksanaan SPMB online," kata Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Edie Sucipto di Sampit, Minggu.
Pelaksanaan SMPB mengacu pada Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 mengatur tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK.
Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di seluruh daerah diharapkan bisa berjalan dengan objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
SMPB online di Kotawaringin Timur untuk tingkat SMP sudah dimulai pada tahun lalu atau tahun ajaran 2025/2026. Namun, pelaksanaannya masih terbatas hanya untuk beberapa lokal lantaran masih terbatasnya sarana pendukung.
Baca juga: Kadisdik Kotim optimalkan kolaborasi untuk pelaksanaan program lebih efektif
Tahun ini pelaksanaannya lebih diperluas untuk SMP, bahkan mulai merambah tingkat SD. Rencananya, ada 25 SD di dalam Kota Sampit yang sudah siap melaksanakan SPMB online pada April nanti.
"Kalau tidak salah informasinya ada 15 sekolah di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan 10 sekolah di Kecamatan Baamang. Ini terobosan kita di sela-sela efisiensi anggaran. Alhamdulillah bisa tetap terlaksana," ujar Edie.
Sementara itu terkait efisiensi anggaran, diakui sedikit banyak tentu berpengaruh terhadap pelaksanaan program. Khususnya untuk program fisik, harus benar-benar dijalankan dengan skala prioritas.
"Untuk sarana, memang dari APBD tentu ada efisiensi anggaran, tetapi lagi-lagi Dinas Pendidikan lebih banyak arahnya ke fisik dari DAK Pusat. Kita terus mencoba komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah pusat," demikian Edie Sucipto.
Baca juga: DPRD Kotim turun tangan selesaikan kisruh pupuk bersubsidi
Baca juga: Hujan deras dua hari belum mampu padamkan kebakaran gambut di Kotim
Baca juga: Lelang jabatan Inspektur Kotim masih sepi pendaftar