Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah (Kalteng), menyiapkan lahan seluas 5.000 hectare untuk keperluan program Proyek Strategis Nasional (PSN) sebagai upaya mendukung pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, mendorong pemerataan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah.
"Terkait ini beberapa menteri telah datang ke daerah kami. Lokasi yang kami siapkan di Kecamatan Pantai Lunci yang sebagian wilayahnya berada di kawasan pantai," kata Bupati Sukamara Masduki di Palangka Raya, kemarin.
Dia menerangkan, diantara proyek yang akan masuk di kawasan PSN seperti pabrik otomotif, alumunium dan sejumlah perusahaan nasional di bidang lainnya, termasuk kawasan industri ternak sapi terpadu dan pembangunan kawasan pelabuhan.
"Di kawasan PSN ini saat beroperasi penuh, diperkirakan akan menyerap 20.000 tenaga kerja. Sementara saat ini jumlah penduduk Sukamara 69.000 jiwa dengan jumlah penduduk produktif sebanyak 45.000 jiwa," kata Masduki.
Dia menerangkan, PSN yang mencakup pembangunan sejumlah proyek tersebut menargetkan terciptanya konektivitas antarwilayah yang lebih baik, penurunan biaya logistik, serta terbukanya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.
Tujuan utama PSN tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian lokal. Dengan hadirnya infrastruktur yang memadai, distribusi barang dan jasa menjadi lebih lancar, investasi meningkat, serta lapangan kerja baru terbuka bagi masyarakat setempat.
"Kondisi ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan ekonomi, terutama di wilayah yang sebelumnya kurang terjangkau pembangunan," katanya.
Baca juga: Wabup Sukamara tekankan pentingnya sinkronisasi program
Manfaat nyata PSN bagi masyarakat daerah antara lain meningkatnya akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, kemudahan mobilitas, serta bertumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Infrastruktur yang memadai juga memperkuat daya saing produk lokal karena akses pasar menjadi lebih luas.
Namun demikian, keberhasilan PSN tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat dan daerah, melainkan juga membutuhkan dukungan aktif masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial, mendukung kelancaran proses pembangunan, serta mengawasi pelaksanaan proyek agar tepat sasaran menjadi kunci penting.
Dukungan masyarakat dapat diwujudkan melalui keterlibatan dalam musyawarah perencanaan, menjaga aset infrastruktur yang telah dibangun, serta memanfaatkan peluang ekonomi yang muncul secara produktif. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat diyakini mampu memastikan PSN berjalan efektif dan berkelanjutan.
"Dengan sinergi tersebut, Proyek Strategis Nasional diharapkan benar-benar menjadi instrumen percepatan pembangunan yang inklusif, adil, dan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat," katanya.
Baca juga: Diskeptan Sukamara dorong revitalisasi sawah di wilayah pesisir
Baca juga: Program CSR di Sungai Pasir targetkan ratusan hektare
Baca juga: Pemkab Sukamara perluas akses air bersih ke wilayah pesisir