Sampit (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kembali disibukkan oleh kebakaran lahan yang kembali terjadi di Sampit.

"Begitu ada informasi, kami langsung menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pemadaman agar kebakaran lahan tidak meluas," kata Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur, Multazam di Sampit, Rabu.

Ada dua laporan kebakaran lahan yang diterima BPBD Kotawaringin Timur pada Rabu sore, yakni di Jalan Ir Soekarno Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang dan kawasan Desa Bengkuang Makmur Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Awalnya petugas mendapat informasi kebakaran lahan di lokasi pertama yakni di Jalan Ir Soekarno. Lokasi kebakaran bisa dijangkau dengan cepat karena tidak jauh dari jalan besar.

Baca juga: Setoran pajak Rp1,4 miliar masuk kas daerah Kotim usai libur Lebaran

Tim BPBD beranggotakan tujuh personel langsung melakukan pemadaman. Untuk pasokan air, mereka membawa mobil tangki sehingga upaya pemadaman bisa dilakukan dengan cepat.

"Api berhasil kami padamkan. Luas lahan yang terbakar sekitar 1,08 hektare berupa semak belukar di lahan gambut," sambung Multazam.

Tidak berapa lama, BPBD kembali menerima laporan terjadi kebakaran lahan di Desa Bangkuang Makmur. Untuk menuju lokasi kebakaran, petugas harus melalui jalan Desa Eka bahurui, sekitar 4 kilometer dari Jalan HM Arsyad.

Hingga malam ini, petugas masih berupaya memadamkan kebakaran di lahan gambut tersebut. Petugas harus ekstra hati-hati karena kondisi di lokasi cukup gelap.

"Pemadaman sedang dilakukan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan, apalagi intensitas hujan semakin berkurang sehingga rawan terjadi kebakaran skala besar," demikian Multazam.

Baca juga: Wabup Kotim sidak pelayanan publik pascalibur Lebaran

Baca juga: Petugas kebersihan di Kotim tetap bertugas saat libur Lebaran

Baca juga: DPRD Kotim sebut kehadiran Beras Itah wujud kedaulatan pangan lokal