Palangka Raya (ANTARA) - Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (FK UMPR) telah sukses menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Tantangan Dokter Muhammadiyah di Era Disrupsi” di Aula Lantai 2 Gedung FKG, Kampus 2 UMPR.

Dekan Fakultas Kedokteran UMPR, dr Ummu Kalzum Malik MMedEd SpPA di Palangka Raya, Kamis bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya institusi dalam memperkaya wawasan akademik mahasiswa dan dosen.

“Kuliah umum ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru serta memotivasi peserta untuk terus mengembangkan kompetensi diri dalam menghadapi tantangan dunia kedokteran yang semakin dinamis,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat memperoleh wawasan yang komprehensif serta motivasi untuk terus mengembangkan kompetensi diri, sehingga mampu berkontribusi secara optimal dalam dunia kesehatan yang terus berkembang.

FK UMPR berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan akademik yang relevan dan berkualitas guna mendukung peningkatan mutu pendidikan kedokteran serta mencetak dokter yang profesional dan berintegritas.

Kegiatan ini sendiri menghadirkan narasumber utama, Prof dr Syarifuddin Wahid SpPA(K) SpF PhD DFM, yang merupakan Direktur RS PKU Muhammadiyah Unismuh Makassar. Kuliah umum dipandu dr Muhammad Chairil Riskyta Akbar.

Baca juga: Pemprov Kalteng-UMPR kolaborasi cetak 2.000 SDM pertanian

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Kedokteran, Kedokteran Gigi, dosen, serta civitas akademika dengan antusias.

Syarifuddin dalam pemaparannya menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi profesi dokter di era disrupsi, termasuk perkembangan teknologi kesehatan, digitalisasi layanan medis, serta pemanfaatan artificial intelligence dalam praktik kedokteran.

Selain itu, disampaikan pula bahwa dokter Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan pelayanan kesehatan dengan nilai-nilai keislaman, sehingga dituntut untuk tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas dan kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perubahan zaman.

Baca juga: 723 lulusan UMPR siap berkontribusi dalam pembangunan daerah

Baca juga: Fapertahut UMPR laksanakan kuliah umum Bio-Ekonomi untuk jawaban Isu Global dan SDGs

Baca juga: Mahasiswa FK UMPR tembus final nasional Medjonson 2026