Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terus memperkuat kompetensi digital aparatur sipil negara (ASN), khususnya operator perkantoran, melalui Pelatihan Junior Office Operator di lingkungan Pemkab Kotim Tahun 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan sumber daya aparatur sipil negara (ASN) dari segi kompetensi maupun kapabilitas, kata Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kotim, Rafiq Riswandi di Sampit, Senin.
"Dengan begitu, para ASN di Kotim benar-benar kompeten yang mampu bekerja maksimal dan memiliki kinerja secara baik," tambahnya.
Hal ini ia sampaikan saat membuka Pelatihan Junior Office Operator yang digelar melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Di mana kegiatan ini diikuti 70 ASN yang bertugas sebagai operator di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kotim.
Rafiq menjelaskan, pelatihan Junior Office Operator merupakan upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kompetensi ASN, khususnya dalam pengelolaan administrasi perkantoran berbasis teknologi informasi.
"Di era digital saat ini, kemampuan mengelola data dan sistem informasi secara efektif dan efisien menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar," ucapnya.
Melalui kegiatan ini peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional dalam melaksanakan tugas sehari-hari, khususnya dalam mendukung tertib administrasi dan transformasi digital di OPD masing-masing
Disamping itu, pihaknya juga ingin membangun karakter ASN yang berintegritas, disiplin, serta memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas.
"Semangat kerja yang kuat menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan pelayanan publik yang berkualitas," tegasnya.
Rafiq juga menekankan pentingnya partisipasi aktif peserta selama pelatihan berlangsung. Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh, disiplin, serta memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman.
Menurutnya, hasil dari pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kinerja organisasi, terutama dalam memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, tepat, dan akuntabel kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Balai Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital Banjarmasin yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pelatihan tersebut.
"Kerjasama ini sangat penting dalam memperkuat kapasitas ASN di bidang teknologi informasi," ujarnya.
Baca juga: Disnakertrans Kotim ajak perusahaan tingkatkan perlindungan pekerja
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pengembangan kompetensi aparatur merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. ASN yang kompeten, profesional dan berintegritas akan menjadi pondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
Oleh sebab itu, sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pelatihan dan seluruh perangkat daerah perlu terus diperkuat demi mencapai tujuan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kotim Kamaruddin Makkalepu menyampaikan bahwa pelatihan tersebut dilaksanakan selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Mei 2026, dipusatkan di Balai Diklat BKPSDM.
"Kegiatan ini lebih kepada peningkatan keterampilan bagi pelaksana urusan administrasi perkantoran dan pemanfaatan teknologi informasi, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemkab Kotim," ungkapnya.
Baca juga: Momen Hardiknas, DPRD Kotim soroti kualitas belanja pendidikan
Ia menerangkan, melalui pelatihan ini para peserta akan dibekali berbagai keterampilan teknis oleh narasumber yang kompeten, termasuk tim dari Balai Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital Banjarmasin.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan Balai Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital Banjarmasin dengan skema pembiayaan bersama (cost sharing) sehingga program dapat berjalan optimal.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, terutama dalam menggali ilmu dan keterampilan yang disampaikan oleh para narasumber selama pelatihan berlangsung.
"Alhamdulillah kami sangat terbantu. Ini program dari BLSDM Komdigi yang memang kita juga membutuhkan. Kami berharap melalui kegiatan ini peserta bisa memanfaatkan sebaik-baiknya, menggali keterampilan yang disampaikan oleh narasumber," demikian Kamaruddin.
Baca juga: Disdik Kotim komitmen wujudkan pendidikan berkualitas dan berkarakter
Baca juga: Dishub Kotim matangkan persiapan menyambut pendaratan perdana Airbus A320
Baca juga: Dishub Kotim kaji usulan pemasangan palang di Jembatan Patah