
Satpol PP Razia Beberapa Hotel Di Palangka Raya

Dari lima pasangan yang tertangkap pada malam hari itu, satu diantaranya masih anak baru gede (ABG) dengan nama inisial DW yang sedang asyik tidur dengan pria paruh baya bernama HGN yang berumur 55 tahun,â€
Palangka Raya, 28/9 (Antara) Jajaran pemerintah kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah melalui satuan polisi pamong praja tengah mengintensifkan dan menimalisir yang menyangkut keamanan lingkungan sekitar dengan mengadakan razia di beberapa hotel yang ada di daerah setempat.
Kepala Satuan satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Frank Welafubun melalui Kabid Penyelidikan Dan Penindakan, Seth Ajang saat di konfirmasi di Palangka Raya, Sabtu, membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan razia di tempat penginapan seperti hotel dan sejenisnya yang diduga sebagai tempat praktek prostitusi.
Kegiatan razia ini sudah rutin kami lakukan dengan bekerjasama dengan aparat Kepolisian dan TNI untuk tujuan menimalisir aksi praktek prostitusi hingga taat administrasi seperti kepemilikan kartu tanda penduduk (KTP), kata Anjang.
Dalam aksi yang dilakukan pada Jumat malam (27/9) ditemukan lima pasangan tanpa status atau diluar nikah yang ke pergok sedang tidur satu kamar di beberapa hotel yang ada di Palangka Raya.
Pihaknya menjelaskan, lima pasangan yang di temukan dalam satu kamar hotel langsung digiring ke markas Pol PP Palangka Raya Jalan Tjilik Riwut Km 5 untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sebab dari lima pasangan itu tidak bisa menunjukan kartu tanda pengenal yang menyatakan mereka sudah menikah atau sebaliknya.
Dari lima pasangan yang tertangkap pada malam hari itu, satu diantaranya masih anak baru gede (ABG) dengan nama inisial DW yang sedang asyik tidur dengan pria paruh baya bernama HGN yang berumur 55 tahun, ujarnya.
Pihaknya akan tetap menggelar razia itu namun waktu dan tempat, pihaknya sendiri masih enggan memberi tahukan dimana sasaran tempat dan tujuan target yang akan di lakukan.
Anjang menjelaskan, kegiatan razia itu bukan semata-mata untuk menekan atau mempersulit mata pencaharian pihak hotel, namun ingin menjadikan Kota Cantik Palangka Raya bersih dari parktek prostitusi dan taat akan aturan pemerintah daerah dan administrasi kependudukan dengan memperlihatkan kartu identitas apakah benar penduduk asli Kalimantan Tengah atau atau bukan. Mengingat aksi teroris yang bisa saja menjadi buronan aparat Kepolisian bersembunyi di pulau Kalimantan.
Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
