
Polres Selidiki Terbakarnya Rumah Dinas Bupati

Kasus kebakaran ini masih dalam penyelidikan kami,"
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Kepolisian Resor Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, melakukan penyelidikan terhadap terbakarnya rumah dinas Bupati setempat di Muara Teweh.
"Kasus kebakaran ini masih dalam penyelidikan kami," kata Wakil Kepala Polres Barito Utara Susilo Setiawan kepada wartawan di Muara Teweh, Jumat.
Saat ini seluruh bagian rumah dinas bupati di Jalan Yetro Sinseng Muara Teweh telah dipasang garis polisi warna kuning (police line).
Sejumlah personel Polres Barito Utara sedang melakukan pengukuran lokasi bangunan yang terbakar di antaranya ruang tamu VIP dan aula.
"Rencananya Sabtu (13/12) tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri akan melakukan menyelidikan di lokasi kejadian," kata seorang anggota Polres Barito Utara ketika ditemuai di lokasi terbakarnya rumah jabatan bupati itu.
Sementara pada Jumat pagi Bupati Barito Utara Nadalsyah, Wakil Bupati Ompie Herby, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ferry Kusmiadi, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Elpi Epanop dan Sekretaris Dinas PU Shalahuddin melakukan peninjauan lokasi kebakaran rumah dinas bupati.
"Rencananya rumah jabatan bupati akan kami bangun dan akan diperluas sampai ke bagian belakang di lahan yang kosong," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Ferry Kusmiadi.
Sementara itu, Akhmad Setiadi dan Fernando yang bermaksud membantu memadamkan api terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka cukup serius akibat tabung gas yang meledak saat api membakar bagian belakang rumah jabatan tersebut.
"Saat ini kedua korban telah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit Muara Teweh," ujar dokter Caw Sobeng.
Peristiwa kebakaran yang terjadi pada Kamis (11/12) malam sekitar pukul 18.00 Wib itu menghanguskan sebagian bangunan rumah jabatan bupati diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik dari plafon ruang tamu.
Saksi mata yang juga Satpam Rumah jabatan di lokasi kejadian menyebutkan awalnya di atap rumah jabatan hanya terlihat asap.
Dia langsung memberitahu ke dalam rumah yang saat itu ada Bupati Nadalsyah dan anaknya Akhamd Gunadi alias Agi.
"Awalnya kami hanya melihat kepulan asap di atap rumah dinas itu dan langsung melapor ke petugas PLN, hanya sekitar 10 menit api sudah membesar," kata Rizal salah satpam di rumah dinas bupati setempat.
Bangunan rumah jabatan Bupati Barito Utara itu dibangun sejak tahun 1986 atau sekitar 28 tahun dihuni sejak mantan bupati E Hosang, Drs H A Dj Nihin, H Badaruddin (Alm) dan Ir H Achmad Yuliasnyah MM.
(T.K009/B/N002/N002)
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
