
PLTA Seruyan Segera Dibangun

Kuala Pembuang (Antara Kalteng) - Pembangkit Listrik Tenaga Air atau Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro di Desa Tumbang Langkai, Kecamatan Suling Tambung, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah akan segera dibangun.
Rencananya peletakan batu pertama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) akan dilakukan oleh Bupati Seruyan Sudarsono, kata Kepala Bidang Kelistrikan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Seruyan Esdi di Kuala Pembuang, Senin.
"Kita sudah merencanakan jadwal peletakan batu pertama bisa dilakukan bulan Juni mendatang," katanya.
Ia menjelaskan, pembangunan PLTA dengan anggaran Rp19 miliar sudah siap dilakukan oleh PT Listrindo dari Bandung, dan kegiatan pembangunan tersebut sepenuhnya didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Kita bersyukur PLTA yang diharapkan warga Suling Tambun ini akhirnya akan segera terealisasi, karena hampir sebagian besar wilayah desa dan kecamatan itu saat ini masih terkendala minimnya pasokan listrik untuk penerangan tertutama malam hari," katanya.
Ia menambahkan, PLTA ini akan memanfaatkan sumber arus air terjun yang deras sebagai alat penggerak utama penghasil daya listrik, adapun daya listrik dihasilkan dari PLTA yang akan dibangun sekitar 450 Megawatt,
"Dengan besaran seperti itu maka harapannya dapat mencukup kebutuhan listrik di Ibu Kota Kecamatan Suling Tambun yakni Desa Tumbang Langkai dan sekitarnya," katanya.
Sementara itu, Bupati Seruyan Sudarsono mengatakan sekitar 30 persen wilayah Seruyan yang tersebar di berbagai kecamatan hingga kini masih belum teraliri listrik karena tidak terjangkau oleh jaringan PLN.
"Karena itu kita masih terus berjuang agar seluruh wilayah Seruyan dapat teraliri listrik," katanya.
Ia menerangkan, saat ini Pemkab juga sedang melakukan survey untuk mengiventarisir sungai di Seruyan yang dapat dijadikan PLTMH, dan diusulkan untuk dibangun pada 2016 mendatang.
"Untuk wilayah yang dalam lima tahun kedepan diperkirakan masih belum dapat teraliri listrik, maka daerah itu yang akan kita ajukan ke Kementerian ESDM untuk dibantu, karena ada banyak desa yang memiliki sungai dan dapat dijadikan PLTMH, seperti di Desa Wana Tirta Kecamatan Batu Ampar," katanya.
Pewarta : Fahrian Adriannoor
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
