Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Kobar Dukung Pedagang Batu Akik

Minggu, 31 Mei 2015 13:54 WIB
Image Print
Bupati Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar, berkesempatan melihat pedagang batu akik dadakan di Pasar Indera Sari Pangkalan Bun. (Foto Alfa)

Pangkalan Bun (Antara Kalteng) - Sepanjang Jalan Pangeran Antasari Pangkalan Bun, jumlah pedagang hamparan makin menjamur. Ratusan pedagang yang berada di trotoar kanan kiri jalan tersebut mehamparkan beragam jualannya, di antaranya pedagang batu permata dan akik.

Salah seorang pedagang batu akik dan permata atau batu Kecubung yang merupakan batu asli Kotawaringin Barat, Hendra mengakui dirinya sudah sebulan inimenjadi pedagang batu dadakan, dan bisa menghasilkanomzet mencapai jutaan rupiah.

Batu yang diperjualbelikan itu berasal dari Kabupaten Kotawaringin Barat dan kabupaten tetangga seperti Sukamara dan Lamandau dalam bentuk bongkahan dengan ukuran bervariasi besar dan kecil batu. Sedang kualitas batu itu sendiri, seperti batu kecubung ungu, mampu bernilai jutaan bahkan ratusan juta rupiah.

Batu ini ada yang saya cari sendiri dan ada pula yang memang kita tampung dari pencari, dan kebanyakan batu itu dari Pangkut dan Runtu yang kualitasnya luar biasa, ujar Hendra yang biasa menggelar dagangannya di Trotoar Pasar Indera Sari Pangkalan Bun, sejak pagi hingga larut malam.

Bupati Kotawaringin Barat, Ujang Iskandar, yang berkesempatan melihat pedagang batu dadakan di Pasar Indera Sari Pangkalan Bun saat melakukan inspeksi terkait rencana relokasi pedagang ke Pasar Tembaga Indah Kelurahan Baru.

Bupati mendukung para pedagang batu akik yang mampu mengambil kesempatan dengan "booming" jual-beli batu permata dan akik.

Tidak hanya itu saja, Bupati juga meminta agar para pedagang batu khususnya hatu asal Kotawaringin Barat (Kecubung), untuk lebih kreatif lagi dalam memoles batu-batu permata ini agar mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Booming batu ini merupakan berkah bagi warga Kotawaringin Barat, dan saya support, karena ini bagian ekonomi kerakyatan yang dapat mensejahterakan warga itu sendiri, kata Bupati Ujang Iskandar.

Menurut rencana pada pertengahan Juni ini akan diadakan pameran batu permata dan akik, serta cincinnya dengan berbagai bentuk, di Pangkalan Bun. Sedangkan lokasinya masih dipertimbangkan, apakah di Pangkalan Bun Park atau di Istana Kuning Pangkalan Bun.



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026