Logo Header Antaranews Kalteng

DKPP Barsel Uji Laboratorium Terkait Kematian Ribuan Ikan

Selasa, 16 Mei 2017 21:20 WIB
Image Print
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Barsel, Dude (Foto Antara Kalteng/Bayu Ilmiawan)

Buntok (Antara Kalteng) - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Barito Selatan, Kalimantan Tengah, sedang menguji dilaboratorium terkait kematian ribuan ikan toman milik warga di Kecamatan Karau Kuala beberapa waktu lalu.

"Tim kita sudah turun ke lapangan mengambil sampel ikan toman dan air di sekitar keramba milik warga di Kelurahan Bangkuang Kecamatan Karau Kuala," kata Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Barsel, Dude, di Buntok, Selasa.

Ia mengatakan sampel ikan dan air di sekitar keramba ribuan ikan toman peliharaan warga yang mati secara misterius dan mendadak tersebut telah dikirim ke laboratorium Dinas Perikanan Provinsi di Palangka Raya.

"Hal itu dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian ribuan ikan toman milik warga yang berada di Kelurahan Bangkuang beberapa waktu lalu itu," ucap Dude.

Meskipun berdasarkan informasi warga bahwa kematian ikan mereka secara misterius yang diduga akibat terkontaminasi limbah, akan tetapi DKPP masih belum bisa mengambil kesimpulan.

"Kita belum bisa mengambil kesimpulan, karena kita masih menunggu hasil uji laboratoriumnya," ujar Dude.

Hasil uji laboratorium diperkirakan akan datang dalam satu minggu ke depan.

Oleh karenz itu, ia mengimbau kepada warga yang memelihara ikan pada keramba untuk tidak berspekulasi dengan menduga-duga penyebab kematian ikan toman milik mereka tersebut.

"Kita meminta kepada masyarakat untuk bersabar sampai penyebab kematian ikan toman ini diketahui dengan jelas, sebab ikan peliharaan jenis lainnya yang ada disekitar keramba tersebut tidak mati," demikian



Pewarta :
Editor: Rachmat Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026