BPJS Kesehatan Palangka Raya Perkuat Peran Jejaring

id BPJS Kesehatan Palangka Raya, Elke Winasari, JKN KIS

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palangka Raya, Elke Winasari. (Foto Antara Kalteng/Rendhik Andika)

Palangka Raya (Antara Kalteng) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Cabang Palangka Raya, Kalimantan Tengah terus memperkuat peran jejaring dan menambah jumlah binaan guna meningkatkan capaian iuran.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Palangka Raya, Elke Winasari di Palangka Raya, Rabu mengatakan, salah satu upaya tersebut dengan menggandeng kepala Rukun Warga (RW) untuk mengkampanyekan sadar membayar iuran JKN-KIS kepada masyarakatnya melalui kegiatan "RW Binaan".

"Melalui kegiatan RW binaan ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah dan kendala terkait pembayaran iuran dan pendaftaran program JKN-KIS," kata Elke.

Saat ini capaian kolektabilitas iuran PBPU di Kota Palangka Raya sampai November 2017 baru mencapai 48,45 persen yang artinya masih banyak masyarakat yang belum membayarkan kewajibannya sebagai peserta.

"Untuk itu, melalui kegiatan 'RW Binaan' diharapkan dapat berdampak signifikan dalam peningkatan kolektabilitas iuran dan penambahan peserta JKN-KIS pada segmen PBPU di Kota Palangka Raya," katanya.

Dia menerangkan, saat ini program "RW Binaan" tersebut tengah dilakukan uji coba di di Kelurahan Bukit Tunggal dan Kelurahan Palangka.

"Kegiatan ini akan dilaksanakan sampai akhir Desember 2017, namun apabila efektif akan dilanjutkan sampai akhir tahun 2018," kata Elke.

Dia menerangkan, kegiatan ini juga sebagai evaluasi, identifikasi masalah serta edukasi pelaksanaan program JKN-KIS secara intensif pada kelompok masyarakat dalam lingkup RW.

Pada kegiatan RW binaan ini, peran serta perangkat warga sangat dibutuhkan untuk lebih aktif mengajak warganya untuk sadar dan taat membayar iuran JKN-KIS.

Para RW Binaan ini diharapkan juga dapat memetakan warga secara transparan sehingga masyarakat yang tergolong miskin dapat dibantu dan mendapat jaminan dari pemerintah daerah sebagai peserta PBPU.

"Keberlangsungan program JKN-KIS ini bukan hanya tanggung jawab dari BPJS Kesehatan, melainkan peran serta dari masyarakat sangat dibutuhkan. Dengan masyarakat sadar untuk mendaftar sebagai peserta JKN-KIS dan sadar membayar iuran setiap bulannya, maka dapat mendukung keberlangsungan program ini," katanya.

Pewarta :
Editor: Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar