
Pengurus KONI Barito Selatan dilantik

Buntok (Antaranews Kalteng) - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, periode 2017-2021 dilantik.
Pengurus KONI Barito Selatan tersebut dilantik oleh Wakil Ketua KONI Kalimantan Tengah Nurani Mahmudin, di Buntok, Kamis.
Pada kesempatan itu, Nurani Mahmudin mengatakan dirinya optimistis Ketua KONI Barsel Adiyat Nugraha bersama dengan pengurus akan mampu membangkitkan semangat, dan memotivasi pembangunan olahraga sesuai prestasi yang diharapkan bersama.
Ia juga mengatakan, sesuai Undang-Undang Nomor 3/2005 tentang keolahragaan nasional, sistem keolahragaan mengamanatkan kepada masing-masing daerah untuk melakukan upaya pembinaan secara maksimal.
"Kita mengharapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel bisa mengalokasikan anggaran yang memadai dengan kisaran 1 hingga 2 persen dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) untuk menjawab dari amanat Undang-Undang tersebut," ujarnya.
Dengan demikian lanjut dia, Barsel kedepannya bisa mempunyai prestasi olahraga yang dibanggakan, baik oleh masyarakat kabupaten, maupun masyarakat di provinsi Kalimantan Tengah ini.
Sementara Bupati Barsel, Eddy Raya Samsuri mengucapkan selamat kepada pengurus KONI Barito Selatan yang telah dilantik tersebut.
"Kita meminta pengurus yang baru dilantik agar mampu melaksanakan segala visi-misi, dan tujuan terutama program pembinaan atlet usia dini," ucap dia.
Menurut dia, program pembinaan itu dengan melibatkan stakeholders, badan usaha milik daerah, dan Bank yang ada didaerah ini untuk dijadikan bapak angkat cabang olahraga.
"Hal tersebut supaya Barsel bisa mendulang prestasi demi kemajuan olahraga di kabupaten ini," ujar Bupati.
Sedangkan ketua KONI Barsel, Adiyat Nugraha mengatakan semenjak diterbitkannya Surat Keputusan (SK) pengurus, pihaknya telah melaksanakan sejumlah kegiatan.
"Kegiatan tersebut diantaranya mengikuti agenda-agenda rapat anggota KONI se Kalteng, serta mengikuti pelatihan manajemen dari Kementrian Pemuda, dan Olahraga (Kemenpora) RI, dan rapat koordinasi olimpiade SMP dari Kemendikbud RI," tambah Adiyat Nugraha.
Selain itu lanjut dia, pembangunan sumber daya manusia dibidang olahraga bukan hanya tanggung jawab pemerintah, dan KONI saja.
"Akan tetapi diperlukan juga keterlibatan dunia pendidikan dalam pencarian bakat yang potensial sejak dini dengan melakukan pembinaan, sehingga bisa menghasilkan atlet handal, dan berprestasi," ucapnya.
Ia mengharapkan keikutsertaan berbagai pihak, dunia perbankan, dunia usaha, BUMN, BUMD, dan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) supaya memberikan dukungan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 3/2005.
Pewarta : Bayu Ilmiawan
Uploader: Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
