Seorang terdakwa kabur usai jalani sidang

id kejati jambi,terdakwa kasus narkoba dan Tindak Pidana Pencucian Uan,Seorang terdakwa kabur usai jalani sidang

Seorang terdakwa kabur usai jalani sidang

Suasana sidang di Pengadilan Negeri jambi.(ANTARA/Nanang Mairiaidi)

Jambi (ANTARA) - Tim intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi masih memburu seorang terdakwa kasus narkoba dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melarikan diri pada Senin (20/1) usai menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jambi.

Kasi Penkum Kejati Jambi Lexy Fatharani di Jambi, Rabu mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah upaya untuk menangani persoalan tersebut termasuk terus memburu terdakwa Rudi Arza Alis Datuk Bin Suharnak yang terjerat kasus narkotika yang kabur usai sidang.

"Terdakwa kabur usai menjalani sidang kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari kasus narkoba yang melibatkan dirinya. Pascakaburnya terdakwa yang  menjadi tahanan kejaksaan, Kejati Jambi menerjunkan tim intelijen untuk melakukan penangkapan terhadap terdakwa tersebut," katanya.

Baca juga: Polisi amankan seorang pelajar jadi kurir narkoba

Menurut dia, Rudi Arza merupakan tahanan titipan kejaksaan di Blok A I Narkoba Lapas Klas II A Jambi.

Kalapas Jambi Yusran menegaskan semua proses sudah sesuai dengan prosedur yang ada, di mana proses dan mekanisme pengeluaran tahanan untuk sidang sudah dilakukan sesuai dengan surat dan administrasi yang lengkap.

"Selama yang bersangkutan di luar lapas adalah menjadi tanggung jawab dan wewenang pihak yang mengawal untuk keperluan sidang tersebut," kata Yusran.

Tim intelijen Kejati Jambi sudah bergerak mencari keberadaan terdakwa, dan optimistis bisa menangkap kembali yang bersangkutan.

"Kami mengimbau terdakwa agar menyerahkan diri," katanya.

Baca juga: Polisi tangkap seorang PNS Disnaker gunakan narkoba

Baca juga: Pengendara mobil yang menabrak polisi positif konsumsi ganja

Baca juga: Gudang sekolah jadi simpanan 29 kilogram ganja

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar