Pengembangan pertanian di Sukamara temui kendala

id Pemkab sukamara, sukamara, pertanian, panen, dinas pertanian, tanaman, pangan, produksi

Pengembangan pertanian di Sukamara temui kendala

Bupati Sukamara Windu Subagio di lahan pertanian. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Sukamara (ANTARA) - Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah Irlan Khodriasyah memastikan target panen padi tahun 2019 yakni 3,5 ton per hektare mampu terpenuhi, bahkan ada petani yang rata-ratanya melebihi target dengan hasil panen 4,5-5,6 ton per hektare.

“Artinya, dengan hasil rata-rata panen tersebut ada peningkatan untuk produktivitas, sehingga luasan tanam mengalami penambahan dari tahun sebelumnya. Kami harapkan tahun ini produktivitasnya lebih meningkat lagi,” katanya di Sukamara, Selasa.

Kendala yang pihaknya temui saat ini adalah jumlah petani yang masih terbatas. Ada sebagian petani yang juga berprofesi sebagai nelayan, sehingga apabila sudah memasuki musim ikan, maka secara tidak langsung akan beralih.

Meskipun hasil panen dan produktivitas petani terus meningkat, sayangnya masih belum mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat di Sukamara. Jumlah penduduk bila dibagi dengan luasan tanam saat ini, maka hasilnya untuk kebutuhan setiap harinya secara keseluruhan tentu sangat kurang.

Namun, pihaknya terus mengupayakan agar para petani lebih konsisten dalam penggarapan sawahnya. Karena bila dibandingkan hasil atau keuntungan yang akan diperoleh, juga tidak kalah besar dari hasil melaut atau menjual ikan.

“Kami terus mensosialisasikan kepada petani di wilayah ini. Tujuannya, supaya mereka lebih fokus dan konsisten dalam bertani, sehingga hasil panennya lebih optimal. Apalagi pasarnya sudah ada,” jelasnya.

Saat petani panen, pasti akan ada pedagang melakukan jemput bola untuk membeli padi tersebut. Bahkan, terkadang jumlah hasil panen tidak mencukupi kebutuhan dari para pedagang maupun pembeli lainnya.

“Untuk pasarnya sendiri, para petani tidak terlalu pusing memikirkannya. Sebab, selama ini berapa pun hasil panennya pasti akan langsung ludes terjual. Oleh karena itu, kami sangat berharap para petani bisa lebih konsisten lagi,” demikian Irlan.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar