Logo Header Antaranews Kalteng

Ini kronologis tabrakan di Jalan Muara Teweh - Kandui, seorang tewas

Minggu, 5 April 2020 06:31 WIB
Image Print
Polisi mengevakuasi korban Niko yang meninggal dunia di tempat kecelakaan Km 30 Jalan Muara Teweh - Kandui di wilayah Desa Hajak Kecamatan Teweh Baru, Sabtu (4/4/2020).ANTARA/HO-Satlantas Polres Barito Utara

Muara Teweh (ANTARA) - Tabrakan antara sebuah sepeda motor dengan mobik bak terbuka (pikap) di ruas Jalan Negara Muara Teweh - Kandui kilometer 30 di wilayah Desa Sikui RT 05 Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah mengakibatkan seorang tewas dan satu luka ringan.

"Saat ini sopir sudah dimintai keterangan dan mobil pikap sudah kami amankan di mapolres," kata Kapolres Barito Utara AKBP Dodo Hendro Kusuma melalui Kasat Lantas AKP Asdini Pratama Putra di Muara Teweh, Minggu.

Kejadian tersebut pada Sabtu (4/4) sekitar pukul 15.00 WIB, korban meninggal dunia di tempat kejadian atas nama Niko Regilang (28) warga Jalan Ais Nasution RT 22 Muara Teweh dan korban luka ringan Jeklin Arianto warga Jalan Desa Juking Pajang Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya.


Polisi melakukan olah TKP di tempat kecelakaan Km 30 Jalan Muara Teweh - Kandui di wilayah Desa Hajak Kecamatan Teweh Baru, Sabtu (4/4/2020).ANTARA/HO-Satlantas Polres Barito Utara

Peristiwa itu terjadi saat sebuah mobil pikap dengan nomor polisi KH 8631 EP yang dikemudikan Hamdi datang dari arah simpang Jalan Benangin berbelok kanan menuju ke Muara Teweh.

Pada saat bersamaan melintas sepeda motor Honda CBR 150 warna hitam merah dengan plat KH 4588 ES dalam kecepatan tinggi yang dikendarai korban Niko berboncengan dengan Jeklin dari arah Muara Teweh menuju Kandui sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari.

Akibat tabrakan itu penumpang sepeda motor Honda Jeklin mengalami luka lecet pada jari tangan sebelah kiri,luka lecet pada telapak kaki sebelah kanan, sedangkan pengendara sepeda motor Niko meninggal dunia di tempat kecelakaan.

"Kami sudah melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban.Kasus ini sedang dalam penyelidikan polisi," kata Asdini.



Pewarta :
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026