Logo Header Antaranews Kalteng

Satlantas Polres Kotim gelar doa bersama demi cegah laka lantas

Rabu, 21 Januari 2026 06:45 WIB
Image Print
Satlantas Polres Kotim gelar doa bersama sebagai salah satu strategi mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman dan lancar, Selasa (20/1/2026). ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Memanfaatkan momentum peringatan Isra Miraj, Satlantas Polres Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mengadakan doa bersama sebagai upaya spiritual dalam mencegah kecelakaan lalu lintas atau laka lantas di Bumi Habaring Hurung.

“Selain upaya menegakkan hukum dan edukasi kepada masyarakat, kami menyadari bahwa doa dan pendekatan spiritual juga memiliki peran penting dalam membangun kesadaran bersama akan pentingnya keselamatan di jalan raya,” kata Kasat Lantas Polres Kotim AKP Hariyanto di Sampit, Selasa.

Acara peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan doa bersama itu dilaksanakan di Kantor Satlantas Polres Kotim dan turut dihadiri oleh Kapolres Kotim AKPB Resky Maulana Zulkarnain, jajaran Satlantas setempat dan insan pers.

Acara diawali dengan tabuhan rebana dan lantunan shalawat, disusul tausiah dari Ustadz Adrianus Firdaus dan diakhiri dengan kegiatan ramah tamah

AKP Hariyanto menyebutkan, bahwa peristiwa Isra Mikraj merupakan momentum yang sangat penting bagi umat Islam karena mengandung nilai-nilai keimanan, ketaatan dan kedisiplinan.

“Nilai-nilai ini sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam berlalu lintas, yaitu disiplin, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap aturan demi keselamatan bersama,” ucapnya.

Ia menyebutkan, bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu permasalahan serius yang kerap menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi.

Berdasarkan hasil evaluasi 2025, tercatat ada 191 kasus kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun tersebut, dengan 47 korban meninggal dunia, enam luka berat, 261 luka ringan dan kerugian materil mencapai Rp1 miliar lebih.

Baca juga: DLH Kotim siapkan pemanggilan pihak terkait pengolahan limbah sawit di PT Sampit

Selain itu, diketahui bahwa jumlah pelanggaran tertinggi yang terjadi di Kotim adalah pelanggaran lalu lintas.

Pelanggaran lalu lintas tersebut meliputi pemberian teguran 7.368, tilang manual 2.074 dan tilang elektronik atau ETLE 9.558. Dari sekian pelanggaran itu diamankan juga 263 knalpot brong atau tidak sesuai spesifikasi yang telah dimusnahkan akhir tahun lalu.

Melalui doa bersama ini, pihaknya ingin memohon kepada Allah SWT agar senantiasa memberikan perlindungan kepada seluruh pengguna jalan, diberikan keselamatan dalam setiap perjalanan, serta dijauhkan dari musibah dan kecelakaan lalu lintas.

“Kami juga berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana introspeksi diri, baik bagi kami, Satlantas Polres Kotim, maupun masyarakat pengguna jalan, untuk selalu mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan bersama,” tambahnya.

Satlantas Polres Kotim berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, melakukan upaya pencegahan kecelakaan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas, keselamatan di jalan raya.

Ia menegaskan bahwa dalam menjaga keamanan dan keselamatan lalu lintas bukan hanya tanggung jawab satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama.

Dalam kesempatan ini,ia juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas peran media yang sangat penting dalam membangun kesadaran publik dan menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas.

“Semoga apa yang kita laksanakan hari ini membawa keberkahan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita serta menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib dan lancar di Kabupaten Kotawaringin Timur,” demikian Hariyanto.

Baca juga: PN Sampit targetkan penerapan KUHP dan KUHAP baru mulai Februari

Baca juga: Wabup Kotim dorong Pemdes Tinduk jeli manfaatkan fenomena wisata dadakan

Baca juga: ALFI Kalteng tolak tegas perubahan KBLI, sebut rugikan jasa transportasi



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026