Perbaikan jalan permukiman di Sampit disesuaikan kemampuan anggaran

id Perbaikan jalan permukiman di Sampit disesuaikan kemampuan anggaran, Kalteng, Bupati Kotim, Halikinnor, Sampit, Kotim, Kotawaringin Timur

Perbaikan jalan permukiman di Sampit disesuaikan kemampuan anggaran

Bupati Halikinnor memantau perbaikan Jalan Kapten Mulyono, Senin (21/6/2021) lalu. ANTARA/Norjani

Sampit (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah,  Halikinnor mengatakan, perbaikan jalan permukiman di dalam kota Sampit dilakukan sesuai kemampuan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah.

"Saya memohon maaf karena masih ada jalan yang belum beraspal dan rusak. Semua sudah kami rencanakan tapi dilaksanakan bertahap karena kita melihat kemampuan keuangan daerah kita," kata Halikinnor di Sampit, Minggu.

Halikinnor menjelaskan, dua tahun terakhir atau sejak pandemi COVID-19 terjadi, anggaran untuk kegiatan pembangunan banyak tersedot untuk penanganan pandemi virus mematikan tersebut.

Pemerintah pusat mewajibkan merealokasi dan refocusing anggaran yang diprioritaskan untuk penanganan COVID-19. Dampaknya, anggaran yang tersedia untuk pembangunan jauh berkurang sehingga banyak program yang terpaksa ditunda.

Kondisi ini diperparah dengan lesunya perekonomian akibat imbas pandemi COVID-19. Ini juga berdampak terhadap pendapatan asli daerah (PAD) maupun kucuran dana dari pemerintah pusat untuk daerah.

"DAU (dana alokasi umum), DAK (dana alokasi khusus) maupun DBH (dana bagi hasil) kita semua dipotong, tapi kita harus tetap optimis dan semua tetap diupayakan semaksimal mungkin," tambah Halikinnor.

Pemerintah pusat dan daerah terus berupaya keras melakukan percepatan pemulihan ekonomi. Namun, kondisi ini diperkirakan masih berdampak terhadap perekonomian pada 2022.

Baca juga: Masyarakat Kotim diminta cegah kerumunan saat merayakan HUT RI

Pandemi COVID-19 yang masih terjadi diakui cukup berdampak terhadap keuangan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Bahkan Badan Anggaran DPRD Kotawaringin Timur menyebutkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada 2022 nanti diperkirakan turun 17,89 persen.

"Dari gambaran yang terlihat dalam rancangan kebijakan umum anggaran, pada tahun 2022 kita mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp320.950.931.700,00 atau turun 17,89 persen dibanding tahun ini," kata anggota Badan Anggaran DPRD Kotawaringin Timur, Pardamean Gultom.

Semua tergambar dalam Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2022.

Dia menjelaskan, rancangan KUA-PPAS Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2022 telah disepakati dengan komposisinya yang telah disepakati bersama.

Pendapatan sebesar     Rp1.472.671.934.600,00, pendapatan asli daerah sebesar Rp247.214.693.000,00, pendapatan transfer sebesar    Rp1.150.352.832.000,00 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah    Rp75.104.409.600,00.

Belanja sebesar Rp1.472.671.934.600,00, belanja operasi sebesar Rp1.072.086.196.757,00, belanja modal sebesar Rp138.967.236.643,00, belanja tidak terduga sebesar Rp1.000.000.000,00 dan belanja transfer sebesar    Rp260.618.501200,00.

Pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp14.015.000.000,00 dan pengeluaran pembiayaan sebesar    Rp14.015.000.000,00.

Baca juga: Tumpahan CPO di Sungai Mentaya dari retakan tongkang