Palangka Raya (ANTARA) -
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendukung DPD Asosiasi Penggiat Audio Visual dan Musik Indonesia (APAVMI) setempat melaksanakan seminar meningkatkan kualitas sumber daya manusia (sdm) pengelola audio video guna mencegah ketertinggalan di tengah pesatnya perkembangan zaman.
Sekda Kalimantan Tengah Nuryakin di Palangka Raya, Rabu, mengatakan kegiatan yang digagas APAVMI memberi manfaat, tak hanya bagi sdm pengelola audio video di lingkup pemerintahan, tetapi juga swasta maupun masyarakat pada umumnya.
"Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat di era globalisasi saat ini, membuat kita harus mampu menyesuaikan diri apabila tidak ingin tertinggal. Ketertinggalan dapat diatasi ataupun diantisipasi, dengan mengikuti maupun mempelajari teknologi yang digunakan," jelasnya.
Menurutnya audio video merupakan teknologi yang sering ditemui maupun digunakan, sehingga perlu dipahami dengan baik cara penggunaannya. Apalagi seminar ini menghadirkan sosok Bapak Pendidikan Audio Indonesia yakni David Klein Karnadi.
Urgensi pelatihan ini juga membahas tentang mengatur perangkat audio mixer dengan tepat dan benar, serta turtorial live streaming menggunakan zoom meeting atau google meet.
Nuryakin mengatakan selain memberi pengetahuan dan keterampilan penggunaan peralatan audio, kegiatan ini juga diharap membahas standarisasi keamanan perangkat elektronik untuk kegiatan resmi kedinasan, serta standarisasi sdm yang menangani kegiatan tersebut.
Ketua DPD APAVMI Kalimantan Tengah Ida Mustika mengatakan, dalam kegiatan ini dilaksanakan pemberian materi dari narasumber, praktik, serta ujian.
"Melalui giat ini APAVMI Kalimantan Tengah berupaya terus memacu peningkatan kualitas sdm pengelola audio visual di daerah setempat, sehingga diharap berdampak positif pada peningkatan nilai secara bisnis di lapangan," jelasnya.