Logo Header Antaranews Kalteng

GPM bantu masyarakat Gumas dapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau

Minggu, 7 September 2025 14:42 WIB
Image Print
Bupati Gumas Jaya S Monong dan lainnya meninjau pelaksanaan GPM di Kuala Kurun, Kamis (4/9/2025). ANTARA/Chandra

Kuala Kurun (ANTARA) - Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Jaya S Monong berharap pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dapat membuat masyarakat mampu membeli komoditas pokok dengan harga yang wajar sesuai daerah setempat.

“Saat ini pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya gencar melaksanakan GPM. Semoga dengan dilaksanakannya GPM tersebut masyarakat Gumas dapat memenuhi kebutuhan terhadap bahan pokok dengan harga yang sewajarnya di daerah ini,” ucapnya di Kuala Kurun, Minggu.

Ia menyebut, teranyar Pemkab Gumas melalui perangkat daerah terkait dan berbagai pemangku kepentingan lainnya melaksanakan GPM di halaman Gedung Pertemuan Umum (GPU) Damang Batu Kuala Kurun, Kamis (4/9).

Pelaksanaan GPM tersebut dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 dan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Gumas, yang dipusatkan di GPU Damang Batu.

Saat ini ada berbagai komoditas yang disiapkan oleh Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) dan Dinas Pertanian Gumas. Komoditas yang dimaksud yakni beras hibrida, beras SPHP, ikan patin, jagung, telur, dan lainnya.

Baca juga: Pemkab Gumas beri ruang Forum Anak Daerah suarakan aspirasi

Untuk beras SPHP dipatok Rp60 ribu per kemasan lima kilogram, beras hibrida Rp77 per lima kg, ikan patin Rp28 ribu per kg. Harga yang dipatok lebih murah jika dibandingkan harga pasaran di Kuala Kurun. Misalnya saja beras jenis medium di Kuala Kurun rata-rata Rp80 ribu per lima kg, dan ikan patin Rp40 ribu per kg.

Saat itu beras SPHP yang disiapkan sebanyak 1.000 kg, beras hibrida 270 kg, ikan patin 100 kg, gula 200 kg, minyak goreng 200 kg, bawang merah 25 kg, bawang putih 20 kg, dan seterusnya.

Jaya bersyukur masyarakat antusias membeli berbagai komoditas yang tersedia di GPM, sekaligus menegaskan GPM akan terus dilakukan di berbagai kecamatan di kabupaten bermoto ‘Habangkalan Penyang Karuhei Tatau’.

Terpisah, Kepala DPKP Gumas Eigh Manto menyampaikan, GPM merupakan upaya nyata pemerintah untuk menstabilkan harga bahan pokok di pasaran, sehingga mampu menjaga daya beli masyarakat, membantu perputaran ekonomi, serta bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi.

“Dengan hadirnya GPM, Pemkab Gumas ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau, sekaligus memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” demikian Eigh Manto.

Baca juga: Bupati Gumas bangga produk UMKM semakin berkualitas

Baca juga: Bupati Gumas ajak wujudkan Filosofi Huma Betang

Baca juga: Bupati Gunung Mas ikut sosialisasikan manfaat KB



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026